Dalam Pemilu Serentak 17 April Lalu

Partisipasi Masyarakat 85 Persen

DEKLARASI: Polres Bondowoso mengajak pemangku kebijakan di Bondowoso untuk mendeklarasikan seruan damai pasca Pemilu 2019.

BONDOWOSO RADAR JEMBER – Minat masyarakat di Bondowoso untuk menyalurkan hak pilihnya dalam pemilu serentak 17 April 2019 lumayan tinggi. Hitungan KPU Bondowoso, partisipasi masyarakat dalam pemilu serentak mencapai 85 persen. Hal itu dihitung dari tingkat kehadiran masyarakat untuk memilih DPRD Bondowoso.

IKLAN

Ketua KPU Bondowoso Hairul Anam mengatakan, angka itu di atas target KPU pusat yang memasang target 77,5 persen. Angka itu, menjadi hal yang menggembirakan. Mengingat semakin banyak masyarakat maka kepercayaan kepada wakilnya semakin tinggi pula. “Kami berterima kepada seluruh pihak yang turut serta menyukseskan pemilu tahun ini,” jelasnya.

Dijelaskannya, pada pemilu 2014 lalu, partisipasi masyarakat hanya 79 persen. Capaian itu berkat upaya dari berbagai elemen penyelenggara pemilu maupun masyarakat yang saling mengingatkan untuk menggunakan hak pilihnya masing-masing.

Selama ini, berbagai upaya sosialisasi intensif telah dilakukan untuk mendongkrak partisipasi pemilih. Salah-satunya oleh 55 anggota Relawan Demokrasi yang tersebar di seluruh kecamatan untuk melakukan sosialisasi pentingnya pemilu. Atas nama pihak KPU Bondowoso, Anam mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat karena telah turut menyukseskan Pemilu 2019.

Syifa, perwakilan Relawan Demokrasi mengatakan, meningkatkan partisipasi masyarakat ini adalah kesuksesan bersama. Selain para relawan melakukan sosialisasi, peran tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat juga sangat signifikan. “Edukasi masyarakat tentang pemilu merasuk ke masyarakat dan membuat mereka datang ke TPS,” terangnya.

Khusus untuk relawan demokrasi, selama ini telah menyentuh berbagai elemen. Misalnya segmen marginal, segmen pemilih muda, pemilih pemula, pemilih perempuan, dan lainnya. Namun itu hanya pemantik, yang lebih dahsyat adalah kesadaran masyarakat itu sendiri.

Proses rekapitulasi tingkat kabupaten selesai digelar di Bondowoso. Walau KPU belum menentukan siapa saja yang duduk di DPRD Bondowoso, namun seluruh partai sudah bisa menghitung. Oleh karenanya, proses ini dianggap sebagai puncak proses pemilu serentak 2019. Polres Bondowoso mengajak stakeholder di Bondowoso mengakhiri pesta demokrasi ini dengan deklarasi damai dalam acara Coffee Morning yang digelar di Polres Bondowoso, kemarin (2/5). Bupati Salwa Arifin memimpin langsung deklarasi tersebut. Deklarasi damai itu intinya seluruh pihak harus berperan aktif menjaga perdamaian. Pergelaran pemilu serentak 2019 terbukti berlangsung aman dan damai.

Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah mengatakan, deklarasi damai merupakan rangkaian dari Coffee Morning. Pihaknya ingin seluruh pihak menguatkan tali silaturahmi pasca Pemilu 2019. Perbedaan dalam pemilu harus sudah usai setelah pencoblosan. Selanjutnya, masyarakat bertugas menyolidkan langkah untuk kemajuan NKRI. “Kami menyatukan persepsi untuk mendinginkan suasana politik, jangan sampai masyarakat bertengkar karena perbedaan. Tugas saat ini adalah menyatukan langkah membangun Bangsa yang lebih baik,” jelasnya. (*) 

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : solikhul huda

Editor : Narto