Temuan Anggota DPRD Jatim saat Sidak

Pengerjaan Jalan Ambrol Ditengarai Serampangan

SIDAK JALAN: Aggota Komisi D DPRD Jawa Timur M Satib, melakukan sidak bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Laode M Nurdin di jalan yang ambrol Dusun Krajan, Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, Jumat (7/2).

SUMBERBARU.RADARJEMBER.ID – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur (Jatim) M Satib melakukan inspeksi mendadak (sidak) perbaikan jalan ambrol. Sidak yang dilakukan bersama Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Laode M Nurdin ini dilakukan, kareja pengerjaan perbaikan jalan alternatif yang menghubungkan Jember-Lumajang di Kecamatan Sumberbaru, Jember, tersebut asal-asalan.

IKLAN

Satib yang datang ke lokasi perbaikan jalan, tak mendapati satu pun pegawai dinas yang mengawasi pengerjaan proyek tersebut. Bahkan, Satib sempat mencari pengawas atau pegawai Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim di lokasi. “Karena jalan yang ambrol tersebut merupakan jalan provinsi,” ujarnya, saat ditemui di lokasi.

Tidak lama kemudian datang Nanang yang mengaku pengawas lapangan dari CV Baja Karya Jember. Tapi saat Satib bertanya berapa anggarannya, dia malah menolak disebut orang CV. “Saya hanya tukang foto saja saat pengerjaan di lapangan,” dalih Nanang kepada Satib. Saat menjawab itu, wajahnya tampak bingung.

Ketika ditanya draft dan gambar proyek yang dikerjakan, Nanang juga meminta maaf. Dia mengaku tidak tahu. “Mungkin disubkan lagi,” ujarnya.

Satib memberi waktu dua hari kepada pihak pengelola atau CV yang mengerjakan proyek perbaikan jalan tersebut. “Kalau dua hari masih belum ada draf dan gambar, maka proyek perbaikan jalan yang ambrol kita hentikan,” ancam Satib.

Dikonfirmasi terpisah, Tutuk, Kepala UPT Jember Kantor Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur megatakan, kalau proyek itu dikerjakan dengan swakelola. Untuk alat memang milik dinas, tapi untuk bahannya seperti batu, pasir, dan tukangnya dari CV Baja Karya. “Untuk gambar dan draftnya kami siapkan. Insyaallah garapannya bagus,” sebutnya, saat dihubungi radarjember.id lewat sambungan telepon. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih