Sempat Mencuci Tangan di Kosan

REKA ULANG: Tersangka Bambang Cahyono, 59, saat melakukan rekonstruksi di rumah korban di Jalan Srikoyo, Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan/Kecamatan Patrang

RADAR JEMBER.ID – Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Bambang Cahyono, 59, warga Dusun Krajan, Desa Kemuning Lor, Arjasa, melakukan reka ulang perbuatannya, kemarin (5/5). Dirinya memeragakan pembunuhan terhadap Dadak Prianto, 59, warga Jalan Srikoyo nomor 73, RT 002/ RW 009, Lingkungan Patrang Tengah, Patrang. Sedikitnya, ada 15 adegan dalam proses rekonstruksi yang dilakukan saat membunuh korban.

IKLAN

Rekonstruksi dilakukan di dua tempat kejadian perkara (TKP). Dalam tahapannya, Bambang melakukan 16 reka adegan mulai dari rumah korban dan di tempat kos kawasan Perumahan Mastrip, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Minggu (5/5) pagi. Lokasi rekonstruksi dilakukan dengan pengamanan ketat anggota Polsek dan Polres Jember.

“Apalagi, rekonstruksi dilakukan di rumah korban (Dadak, Red) sehingga perlu pengaman yang ketat,” ujar AKP Mahrobi Hasan, Kapolsek Patrang. Dalam proses rekonstruksi ini, tersangka melakukan peragaan dengan lancar seperti dalam pemeriksaan awal yang dilakukan anggota. “Dari awal hingga 15 reka ulang ini, tersangka melakukan dengan sungguh-sungguh,” ujar Mahrobi.

Setelahnya, rekonstruksi di tempat kos kawasan Perumahan Mastrip, Sumbersari, dilakukan satu reka adegan. Yakni tersangka hanya mencuci tangan dan mengganti baju yang ada bekas darah korban. “Selanjutnya, setelah proses rekonstruksi, kita lengkapi berkas-berkasnya, dan kemudian diserahkan ke JPU (jaksa penuntut umum) untuk proses hukum berikutnya,” ujar Mahrobi.

Untuk proses rekonstruksi, tersangka didampingi oleh penasihat hukumnya. Terkait motif pembunuhan, memang didasari karena cemburu. “Istrinya merasa diganggu korban, dan pembunuhan yang dilakukan tersangka adalah berencana,” pungkas Mahrobi. Diberitakan sebelumnya, pembunuhan yang dilakukan Bambang adalah karena cemburu buta.

Tersangka datang ke rumah korban untuk meminta konfirmasi terkait keberadaan istrinya. Diawali percekcokan antara tersangka dengan korban hingga akhirnya terjadi pembunuhan. (*).

Reporter : Bagus Supriadi, Jumai

Fotografer : jumai

Editor : Rangga Mahardika