Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) 2019

RADARJEMBER.ID – Mahasiswa, sebagai generasi penerus masa depan bangsa, merupakan sumber daya manusia yang perlu ditempa dengan baik dan serius, tidak hanya sebatas penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologinya, akan tetapi juga pengembangan karakter dan kepribadiannya. Salah satu kegiatan yang dipandang strategis untuk mewujudkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam tujuan Pendidikan Nasional di atas adalah Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Tingkat Nasional (MTQMN), yang dikoordinasikan atas kerjasama antara Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemenristekdikti, bekerja sama dengan Perguruan Tinggi sebagai tuan rumah.

IKLAN

MTQMN XVI tahun 2019 akan dihelat di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh mulai tanggal 28 Juli hingga  4 Agustus 2019. Gelaran nasional ini bukanlah perhelatan biasa, karena akan melibatkan lebih dari 200 Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia, atau lebih dari 3.000 orang terlibat di dalamnya. Karenanya MTQMN akan menjadi ajang silaturahim bagi seluruh anak bangsa, yang akan mampu mengokohkan solidaritas kebangsaan, memperkuat nasionalisme, sekaligus memupuk ukhuwah Islamiyah, menuju Indonesia yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Dalam gelaran musabaqah ini pula, semua pihak akan secara sportif berkompetisi mengikuti cabang-cabang yang diperlombakan. Hasil akhir nanti tentunya, baik yang menang maupun yang belum meraih juara, kiranya dapat dapat terus meningkatkan prestasi, terus berjuang dan tetap dalam fastabiqul khairat.

Sesuai Panduan, MTQMN 2019 akan memperlombakan 15 bidang musabaqah, dan satu cabang eksebisi berupa pembacaan maulid sebagai media syi’ar Islam serta menjadi stimulator yang diharapkan akan memberikan efek positif dalam kehidupan keberagaman berbangsa dan bernegara. Seleksi peserta dilakukan secara berjenjang dari tingkat perguruan tinggi dan tingkat nasional. Untuk tingkat perguruan tinggi UT, seleksi tingkat pertama dilakukan di 39 UT-Regional. Berdasarkan hasil seleksi di tingkat UT-Regional ini, selanjutnya UT-Pusat akan melakukan seleksi ulang untuk diajukan sebagai perwakilan UT ke tingkat nasional.

Di UT Jember seleksi regional diselenggarakan tanggal 4 dan 5 Mei 2019 diikuti oleh 48 calon peserta untuk sebelas bidang musabaqah, yaitu Debat Ilmiah Kandungan Qur’an Dalam Bahasa Inggris (DII), Desain Aplikasi Komputer Al – Qur’an (DAQ), Fahmil Qur’an (FQ), Hifzhil Qur’an 5, & 10juz (HQ5,10), Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al – Qur’an (KTIQ), Khathil Qur’an (KQ) Golongan Kontemporer, Pembacaan Kitab Maulid Nabi Muhammad SAW (MMN), Syahril Qur’an (SQ), Tartil Qur’an (TL), & Musabaqoh Tillawatil Qur’an (TQ).

Bagi UT Jember sendiri, bidang-bidang musabaqah yang dilombakan tersebut bukan hal baru, mengingat wilayah kerja UT Jember dikenal sebagai wilayah yang banyak sekali pondok pesantren. Mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan MTQMN ini pun semuanya berasal dari kelompok-kelompok belajar (pokjar) yang bernaung di ponpes, seperti ponpes Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani (SAQA) Rangkang Probolinggo, Riyadlus Sholihin kota Probolinggo, Mabadi’ul Ihsan Karangdoro Banyuwangi, dan ponpes Nurul Qarnain Sukowono Jember.

Menurut Direktur UT Jember, Prof. Imam Farisi, partisipasi UT Jember dalam MTQMN merupakan kali kedua setelah MTQMN XV tahun 2017 di Universitas Brawijaya Malang. Namun, waktu itu UT Jember belum memperoleh juara dari empat bidang mosabaqah yang diikuti. Lebih lanjut Imam menyampaikan, bahwa dalam MTQMN kali ini UT Jember berharap paling tidak bisa masuk final. “Sangat bersyukur jika bisa meraih juara berapapun. Kalaupun tidak, setidaknya ini akan menjadi ajang bagi mahasiswa UT Jember untuk bersosialisasi dengan mahasiswa seluruh Indonesia, dan menjalin ukhuwah Islamiyah, sebagaimana menjadi tema MTQMN kali ini,” tandas Imam. Oleh sebab itu, UT Jember benar-benar mempersiapkan diri untuk perhelatan akbar ini.

Agar proses dan hasil penilaian transparan dan objektif, UT Jember bekerjasama dengan Persatuan Guru NU (Pergunu) cabang kabupaten Jember untuk merekrut Tim Juri bagi 11 cabang musabaqah yang dilombakan. Mereka adalah As’ad Daroini, S.Th.I., M.Pd., Drs. H. Kastholani, Mohammad Zaenuri, S.Ag., M.Pd.I., H. M. Sanusi Muhtar Padilah, S.Ag., Drs. Mustofa Thoha, S.H., M.Pd., DR. KH. Ahmad Musta’in Billah, S.Ag., M.Pd.I., dan Akbar Rahmatullah, A.Md.

Setelah dua hari berturut-turut, tim juri telah memilih dan menetapkan para jawara setiap bidang musabaqah yang selanjutnya akan diusulkan ke Warek Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan mewakili UT Jember dalam seleksi calon peserta MTQM tingkat UT. Mereka adalah Fifi Anggraini (DII), Fani Haris Firmansyah & Bagus Yri Laksono (DAQ), Alfitul Jannah (FQ), Saropatul Hasanah (HQ5), Nur Hikmatul Lailah (HQ10), Radifatul Ulum, Halimatus Sa’diyah & Lailatus Syarifah (SQ), Ipnaini (TL), Nur Hibabatun Nadhifah & Muhammad Munib(TQ).

“Saya berharap mereka lolos seleksi di tingkat UT dan menjadi kafilah UT dalam perhelatan akbar MTQMN VI di Unsyiah Banda Aceh,” tutur Imam penuh optimisme.

Reporter :

Fotografer : UT Jember for Radarjember.id

Editor :