Mesin Mati, Truk Ekspedisi Masuk Jurang

MASUK JURANG: Truk Fuso yang bermuatan barang ekspedisi masuk ke jurang di Dusun Curahdamar, Sidomulyo, akibat gangguan mesin.

RADAR JEMBER.ID – Di Jalur Gumitir yang menjadi area rawan kecelakaan, lagi-lagi kecelakaan tunggal terjadi. Sebuah truk ekspedisi mengalami gangguan mesin hingga masuk ke jurang di Km 32, Dusun Curahdamar, Sidomulyo, Selasa (2/7) dini hari kemarin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

IKLAN

Truk tersebut terperosok ke jurang dengan posisi bagian kepala truk di atas, sehingga muatan di dalamnya berhamburan di dasar jurang. Seperti buku-buku, kertas, hingga alat bangunan, di antaranya pipa, kloset, wastafel, dan lampu hias.

Sebelum mengalami kecelakaan tunggal, truk yang dikemudikan Sunarto, 52, warga Srono, Banyuwangi, itu berjalan menuju Banyuwangi. Sesampainya di jalan tanjakan dan menikung, tiba-tiba mesin mati. “Jalan memang agak menanjak dan sedikit berbelok. Saat mesin itu mati, otomatis rem tidak berfungsi, sehingga sopir panik karena truk berjalan mundur,” ujar Kanitlantas Polsek Silo Ipda Suparman.

Karena muatan berat, saat berjalan mundur ban belakang menabrak besi pengaman jalan dan akhirnya masuk ke jurang. Beruntung, pengendara truk tidak mengalami luka serius dan hanya mengalami lecet.

Sementara itu, sebagian barang di dalam truk terlempar ke kebun kopi milik warga sekitar. “Tetapi tidak mengganggu pengguna jalan lainnya, karena posisi truk berada di dalam jurang dan di belakang pagar pengaman,” ujarnya.

Warga sekitar beserta petugas harus turun mengevakuasi seluruh muatan di dalamnya, dan dipindahkan ke truk lain. Namun, hal tersebut memakan waktu yang cukup lama, karena posisi truk berada di dalam jurang yang curam. “Memang di jalur itu sering terjadi kecelakaan tunggal dan lokasinya tidak jauh dari truk yang masuk jurang ini,” imbuh Suparman.

Sedianya, di sepanjang jalur Jember-Banyuwangi, khususnya di wilayah Garahan-Sidomulyo, sudah dipasangi lampu jalan. Namun, banyak lampu PJU yang sudah padam, utamanya yang sudah cukup lama dipasang. “Di jalan yang menikung dan tanjakan itu juga ada beberapa lampu yang sudah padam lama,” pungkasnya. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti