Keluar Duit Buat Biaya Sekolah Anak

BIAYA SEKOLAH: Calon wali murid harus mengeluarkan uang untuk biaya sekolah anaknya.

RADAR JEMBER.ID – Tahun ajaran baru 2019-2020 bakal segera dimulai. Orang tua sudah mulai mempersiapkan segala kebutuhan anaknya sebelum masuk sekolah. Mereka harus mengeluarkan uang untuk membeli seragam, buku paket pelajaran, dan lainnya.

IKLAN

Beni Adi Wahono, salah satu wali murid yang menyekolahkan anaknya ke SMP Negeri 7 Jember, mengaku sudah mengeluarkan uang sekitar Rp 1,2 juta. “Alhamdulillah, sudah saya bayar tunai. Dana sudah saya persiapkan beberapa bulan kemarin,” katanya.

Biaya tersebut, kata dia, digunakan untuk membayar buku paket satu semester dan biaya seragam yang mencapai lima macam. Seperti almamater, Pramuka, olahraga, biru putih, dan seragam muslimah.

Seragam yang diterima harus dijahit sendiri oleh wali murid. Sekolah hanya memberikan kain seragam saja. Beni bisa melunasi pembayaran tersebut. Namun, beberapa wali murid lainnya ada yang masih belum bisa membayar. “Sebagian ada yang mencicil,” akunya.

Beni sengaja memasukkan anaknya, Aprilia Maulina Salsabila, ke SMP negeri karena keinginannya sendiri. Selain itu, ada salah satu keluarganya yang menjadi guru di sana. Tanggal 13 Juli mendatang, dirinya diminta untuk kembali ke sekolah mengikuti sosialisasi. “Mungkin akan diumumkan tentang besaran SPP per bulan,” ucapnya.

Pria yang pekerjaannya sebagai montir itu menilai, biaya tersebut cukup besar. Sebab, dia masih memiliki tanggungan untuk anak bungsunya yang masih duduk di bangku SD.

Tak hanya Beni, sejumlah wali murid di jenjang sekolah menengah atas (SMA) juga merasakan hal yang sama. Seperti pengakuan Sriyati, yang menyekolahkan putrinya, Triyanti Wulan Agustin, ke SMK Negeri 1 Jember. “Saya baru masuk sudah kena Rp 1,8 Juta. Itu untuk bayar buku dan seragam-seragamnya,” ungkap nenek tiga anak itu.

Jumlah itu menurutnya cukup besar jika dibandingkan dengan pekerjaannya yang hanya sebagai penjual kopi dan bensin eceran di area sekitar kompleks Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember.

Dia berharap, program SPP gratis yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi untuk SMAN/SMKN tahun ini bisa benar-benar membantu proses belajar putrinya tanpa terkendala biaya.  “Semoga program SPP gratis itu benar-benar ada,” pungkasnya. (*)

Reporter : mg2

Fotografer : Maulana

Editor : Bagus Supriadi