Stok Darah Aman, Tim Medis Siap Siaga

Dokter Spesialis on call 24 Jam Meski Masa Cuti

CEK KETERSEDIAAN: Salah satu petugas ketika mengecek ketersediaan darah di PMI Lumajang. Dipastikan stok darah aman hingga melewati masa lebaran

RADARJEMBER.ID – Besok adalah hari yang ditunggu-tunggu. Lebaran di kampung halaman. Memang semua tidak ingin mengalami masalah pada kesehatan dan keamanan. Namun, jika itu terjadi, tidak perlu khawatir. Sebab, ketersediaan medis masih terjamin aman.

IKLAN

Kondisi ini diketahui dari ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) dan kesiagaan tim medis. Hasil pantauan di lapangan sampai kemarin, stok darah yang tersedia sekitar 150 kantong. Jumlah itu menurut Trio Abdul Wahab selaku Pencarian dan Pelestarian Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Lumajang, masih akan bertambah.

Sebab, petugas dari PMI Lumajang rencananya akan bertolak ke Kecamatan Jatiroto untuk melakukan kegiatan penambahan stok darah. Target estimasi sebanyak 66 kantong darah rencananya akan didapatkan dari usaha jemput bola kepada para pendonor yang berdomisili di kecamatan itu.

“Sebanyak 66 kantong kita estimasikan di Kecamatan Jatiroto,” kata Trio saat memberikan keterangan di ruang Kantor PMI Lumajang. Bahkan untuk menjaga pemenuhan stok darah selama ramadhan pihaknya sudah menetapkan sebanyak 11 titik lokasi di wilayah Lumajang yang akan dikunjungi.

Hal senada mengenai jaminan ketersediaan stok darah selama ramadhan dan lebaran juga diutarakan oleh dr. Halimi Maksum, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lumajang. Menurutnya sejumlah langkah strategis sudah dilakukan dalam tujuannya untuk memenuhi kebutuhan persediaan stok darah. “Sosialisasi dan perencanaan ke daerah-daerah, sehingga selama bulan puasa dan lebaran Insya Allah stok darah tercukupi,” ungkapnya.

Sementara itu, ketersediaan tim medis dan peralatannya juga bisa dikatakan aman. sebab, dr Bayu Wobowo, Plt Dinas Kesehatan menegaska pelayanan di puskesmas itu tetap dilakukan. “Puskesmas buka selama 24 jam. Pada lebaran tanggal 5 dan 6 akan dilakukan pelayan di UGD. Selebihnya, meski cuti bersama tetap 24 jam,” katanya.

Bukan hanya itu, Poly juga tetap buka meski masa cuti bersama. “Di semua jam kerja tetap masuk. Kalau masyarakat butuh bisa ke puskesmas. Disana pasti akan dilayani normal. Petugas juga ready, alat-alat juga sama readynya,” katanya.
Untuk di rumah sakit juga demikian. Pelayanan tetap 24 jam. Bahkan ada dokter jaga.

Dokter itu bukan dokter muda saja. tetapi dokter spesialis rumah sakit juga sedia memberikan layanan. Ada dokter kandungan yang jaga. Mereka juga piket. Mereka bakal on call bisa.

“Tetapi kalau ada persalinan dan harus dioperasi ada dokter yang bertanggung jawab pada pelayanan. Termasuk dokter bedah di rumah sakit itu ada jadwal layanan kalau kecelakaan dan kasus bedah yang dioperasi ya dijalankan,” jelasnya.

Dengan demikian, warga tidak perlu khawatir. Sebab, seluruh perangkat medis mulai dokter sampai peralatan tidak ada yang dinonaktifkan. Semua tetap wajib memberikan pelayanan pada masyarakat.

Reporter : Hafid Asnan, Ahmad Jafin

Fotografer : Ahmad Jafin

Editor : Hadi Sumarsono