Sambut Lebaran, Warga Bersihkan Rumah

SUDAH TRADISI: Jelang hari raya Idul Fitri, warga di Rambipuji bersih-bersih rumah Pasar Rambipuji.

RADARJEMBER.ID – Hari raya Idul Fitri menjadi momen penting bagi umat muslim. Hari kemenangan itu juga menjadi waktu untuk berkumpul dengan keluarga. Saling silaturahmi dan bermaaf-maafan dengan saudara atau tetangga. Nah, sebelum hari itu tiba, ada tradisi bersih-bersih rumah seperti yang dilakukan warga di Desa/Kecamatan Rambipuji.

IKLAN

Menurut Afiasari, 35, warga setempat, bersih-bersih rumah pada bulan puasa atau jelang Idul Fitri, sudah dilakukan bertahun-tahun lamanya. Bahkan, kebiasaan membersihkan rumah juga dilakukan oleh orang tua serta nenek moyangnya.

“Bersih-bersih rumah menjelang Lebaran sudah sejak dulu. Bukan hanya membersihkan, rumah saya juga dicat ulang agar terlihat bersih dan rapi. Jadi, bersih-bersih rumah seperti ini sudah biasa dilakukan, terutama jelang Lebaran,” papar Afiasari.

Dikatakannya, selain alasan hari raya, rumah dibersihkan karena akan ada banyak tamu yang dating silih berganti. “Saya dan keluarga biasa kumpul-kumpul saat hari raya. Bukan hanya dari Jember, keluarga yang dating ada juga dari Malang, Banyuwangi, Gresik, serta tempat lain,” katanya.

Dengan kondisi rumah yang bersih, maka suasana kumpul keluarga menurutnya akan semakin nyaman. “Setelah kumpul-kumpul, biasanya kami silaturahmi ke saudara yang lain. Biasanya juga, para tetangga saling silaturahmi,” ungkapnya.

Tradisi bersih-bersih rumah jelang hari raya tersebut menurutnya ada makna yang terkandung di baliknya. Yaitu setelah puasa selama sebulan, seluruh umat muslim yang menjalankan ibadah puasa bias saja suci di hari yang fitri. Nah, bersih-bersih rumah pun menjadi bagian dari implementasi bahwa bukan hanya di dalam jiwa saja yang suci. Akan tetapi keadaan fisik serta tempat tinggal juga harus menunjukkan keasrian sebagai cerminan jati diri manusia.

Untuk menyambut hari raya dan kumpul-kumpul bersama keluarga, Afiasari mengaku, dirinya juga membuat sejumlah olahan jajan. Ada kue basah serta ada kue kering yang bertahan hingga sepekan bahkan berbulan-bulan ke depan. Namun demikian, karena kesibukannya, tidak semua jajanan Lebaran dimasaknya sendiri. “Beberapa kue ada juga yang beli,” ucapnya.

Data yang berhasil dihimpun, tradisi bersih-bersih rumah juga dilakukan oleh sebagian besar umat muslim. Bahkan, selain ada yang membuang sejumlah barang bekas, mengecat, sebagian lagi ada yang mengisi rumah dengan barang-barang baru.

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Shodiq Syarif