Ngabuburit kok Adu Balap Merpati, Ya Diobrak Polisi

Aparat Sita 45 Ekor Merpati dan Amankan 15 Orang

DIGREBEK: Petugas gabungan membubarkan aksi balap merpati di Desa Mlokorejo. Para pelaku tak sampai ditahan hanya mendapat pembinaan dari Polsek Puger.

PUGER.RADARJEMBER.ID- Jika biasanya waktu menunggu adzan Maghrib di bulan Ramadan diisi dengan kegiatan keagamaan atau mengaji. Namun, sejumlah orang ini malah ngabuburit sambil menggelar aski balap merpati. Kegiatan itu dibubarkan oleh petugas gabungan dari Polsek Puger dan Babinsa Mlokorejo, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur, Minggu (3/5) sekitar pukul 16.00.

IKLAN

Dari lokasi tersebut, polisi menyita 45 ekor burung merpati bersama sangkarnya. Selain itu, juga mengamankan tujuh unit kendaraan bermotor. “Serta lima belas orang yang ada di dalam kawasan balap merpati tersebut,” tutur AKP Ribut Budiono, Kapolsek Puger.

Balap liar merpati ini terpaksa dibubarkan karena terjadi pengumpulan massa. Seharusnya, dalam kondisi pandemi Covid-19 ini warga tidak keluar rumah atau melakukan aktivitas yang mengundang kerumunan. “Ini kok malah kumpul-kumpul,” ujarnya.

Belasan orang yang diamankan tersebut bakal diberi pembinaan. Selanjutnya boleh pulang ke rumah masing-masing. “Tapi untuk burung merpati dan motor tetap diamankan di mapolsek sebagai barang bukti,” jelas Ribut.

Pihaknya meminta kepada warga agar tidak melakukan ativitas seperti kumpul-kumpul. Hal ini setelah ada imbauan dari pemerintah agar tidak keluar rumah kalau tidak ada kepentingan yang mendesak. “Dengan tetap di rumah berarti masyarakat sudah membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona,” pungkas mantan Kapolsek Sukorambi ini. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih