Diduga Konslet, Rumah dan Toko Ludes

 

IKLAN

JEMBER.RADARJEMBER.ID- Warga Dusun Bulurejo, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember , Jawa Timur di gegerkan dengan kebakaran rumah Jumat (03/01/2020) pukul 15.00 wib. Korban kebakaran yakni Suwarno, 40 warga setempat yang belum selesai dibangun ludes setelah dilalap si jago merah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja rumah yang baru 80 persen dibangun itu ludes tidak ada barang yang tersisa. Sebelum terjadi kebakaran, Salsa, 14 anak korban sedang di dalam kamar sendirian untuk memindah bensin dari dalam jurigem ke dalam botol. Rencananya bensin itu dijual kembali.

 

Sementara korban (Suwarno) sedang diteras bersama temannya sedang memperbaili jaringan listrik. Tidak lama kemudian, anak korban keluar memberi tahu kalau didekat botol ada api. Setelah mendapat laporan dari anaknya, korban langsung masuk ke kamar tempat Salsa memindah bensin ternyata api sudah mulai merembet.

Saat itu juga korban langsung membawa anaknya ke luar agar tidak ikut terbakar. Sementara korban berusaha mematikan api dengan cara menyiram menggunakan air. Api bukan padam tetapi semakin besar. Akhirnya korban keluar sambil berteriak meminta bantuan warga.

Warga yang mendengar korban minta tolong langsung me datangi rumah korban. Api terus membesar karena di dalam kamar ada puluham liter bensin yang rencananya mau dijual lagi, ujar Sofyan tukang bangunan.

Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan cara menyiram menggunakan selang dan timba, ujar tukang bangunan. Kejadian itu okeh warga dilaporkan ke Polsek dan melaporkan ke posko Damkar di Ambulu, ujarnya.

Kapolsek Kencong AKP Saidi membenarkan terjadinya kebakaran rumah milik korban. Kebakaran rumah yang juga toko baru dibangun itu diduga akibat konslet. Saat itu korban bersama tukangnya sedang memperbaiki jaringan listrik dirumahnya. Sementara saat terjadi konslet, anak korban sedang mengisi botol literan berisi bendin dari jurigen.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja rumah dan toko yang dibangun selesai 80 persen tidak ada barang yang tersisa. Padahal rumah yang juga dijadikan toko itu masih dalam proses penyelesaian, ujarnya.

Beruntung satu mobil pemadam dari Posko Ambulu datang ke lokasi untuk memadamkan api. Sehingga api tidak merembet kerumah tetangga, pungkas Saidi.(*).

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor :