Empat Korban Dirawat Intensif

Mabuk Berat, Tabrak Lansia

RONTOK: Kondisi motor Hendrik hancur setelah menabrak Mulyono di kawasan persawahan yang jauh dari rumah penduduk. Kuat dugaan, Hendrik mengemudi dalam keadaan mabuk bersama dua kawannya.

RADAR JEMBER.ID – Aksi Hendrik Sugianto, 22, warga Dusun Curahbandan, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, sangat tak layak ditiru. Hendrik berkendara dalam kondisi mabuk berat. Akibatnya, dia bersama tiga korban lain terpaksa mendapat perawatan intensif di Puskesmas Tanggul akibat tabrakan hebat di Dusun Semboro Lor, Desa/Kecamatan Semboro. Beruntung, kecelakaan tersebut tak sampai mengakibatkan korban jiwa.

IKLAN

Kejadian ini melibatkan sepeda motor dengan nopol L 6 6425 HJ yang dikendarai Hendrik. Bersama dua kawannya, motor tersebut saling adu moncong dengan motor bernopol DK 5481 ID yang dikendarai Mulyono, 62, warga Jalan Cendrawasih, Dusun Teko’an, RT 002/ RW 003, Desa Tanggul Kulon, Tanggul.

Menurut sumber di lapangan, sebelum kecelakaan, Hendrik yang membonceng dua orang sekaligus, yakni Atmari, 30, dan Rudi, 25, melajukan motornya dengan kecepatan tinggi dari arah selatan. Tiba-tiba motor tersebut menabrak Mulyono hingga keempatnya sama-sama terlempar dari motor masing-masing. Hendrik dkk langsung tak sadarkan diri, begitu pula Mulyono yang mengalami patah di kaki kanannya.

Warga yang mendengar suara benturan cukup keras langsung mendatangi lokasi, dan menemukan keempat korban sudah tergeletak dan sama-sama tak sadarkan diri. “Warga yang datang ke TKP langsung mengevakuasi ke Puskesmas Tanggul,” ujar Untung, warga setempat yang saat itu sedang ronda.

Ironisnya, warga juga mendapati aroma alkohol yang kuat dari ketiga pemuda tersebut. Kemudian, setelah dilaporkan ke Polsek Semboro, petugas dan warga langsung mengevakuasi satu per satu korban yang sudah tidak sadarkan diri.

Kapolsek Semboro Iptu Fatur Rachman mengungkapkan, kuat dugaan terjadinya kecelakaan dua pemotor ini karena salah satu motor dikendarai dalam keadaan mabuk. “Ini disampaikan juga oleh warga yang pertama kali datang ke lokasi, bahwa dari mulut Hendrik ini tercium aroma alkohol,” ujarnya. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti