Kirim 22 Atlet Junior di Turnamen Terbuka Wushu

DICOBA NAIK TINGKAT: Raihan, salah satu atlet junior wushu taolu Jember, akan naik level permainannya dalam kejuaraan wushu di Malang, tanggal 3-4 Agustus

RADAR JEMBER.IDSebanyak 22 atlet junior wushu Jember akan mengikuti kejuaraan Ma Chung Wushu Open Tournament 2019 di Malang, 3 hingga 4 Agustus besok. Pengkab WI Jember mengirimkan para atlet barunya. Mereka  masih baru bertanding dalam kejuaraan open tournament ini.

IKLAN

Beberapa atlet yang baru turun dalam turnamen di antaranya Devan, Kimi, Puan, Zianka, Anin, Kayla, Quinta, dan Seilline. Alasannya, WI Jember menginginkan pembinaan atlet berjenjang. “Kami ingin memberikan jam bertanding bagi atlet-atlet muda kami. Agar mereka juga bisa merasakan pengalaman bertanding dalam turnamen,” kata Harianto Wijaya, sekretaris Pengkab WI Jember.

Selain itu, kata dia, walau bersifat open, tapi level turnamen yang diikuti kali ini cukup bagus bagi atlet-atlet pemula Jember. Sebab, beberapa kota juga banyak menurunkan atlet wushu junior yang masih minim pengalaman. Rata-rata usia atlet wushu Jember yang akan bermain itu 7 hingga 17 tahun.

Harianto menyebut, beberapa atletnya juga dimainkan di kelas baru. Alias naik tingkat, seperti Noval, Rayhan, dan Kesya. “Dia termasuk atlet muda yang sudah beberapa kali main di turnamen. Tapi untuk kali ini, dia naik tingkat. Seharusnya main di kelas C, kami mainkan di B, dan seterusnya,” paparnya.

Terkait target, pihaknya tak memberi beban tinggi kepada para atletnya. Namun, tetap berharap setiap anak mampu meraih satu medali untuk dibawa pulang ke Jember.

Sementara itu, Ketua Umum WI Jember Bambang Siswanto mendukung keikutsertaan anak asuhnya dalam kejuaraan ini. “Kejuaraan itu bagus untuk pembinaan atlet baru agar nantinya jenjang atlet tidak terputus,” imbuhnya.

Apalagi, banyak potensi bagus atlet wushu di Jember. Pembinaan yang terarah dan berjenjang ini diharapkan bisa mencetak atlet yang tak hanya berkompetisi di tingkat nasional, tapi juga level internasional, seperti Jessie. (*)

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Bagus Supriadi