Upaya Pelestarian Hutan di Tempurejo

Ambil Sepuluh, Tanam 50

RADAR JEMBER.ID – Untuk menghijaukan kembali hutan yang mulai rusak akibat penebangan yang dilakukan masyarakat, Komunitas Seniman Bonsai Jember (KSBJ) bersama Polsek Tempurejo, Taman Nasional Meru Betiri, serta mahasiswa mengadakan penghijauan di kawasan TNMB, tepatnya di Blok Mbah Rogo Wilayah Resort Andongrejo, Minggu (30/6) kemarin. Sedikitnya ada seratus bibit pohon berbagai jenis yang ditanam di lahan rehabilitasi, untuk menggantikan kawasan hutan yang rusak akibat penebangan liar yang dilakukan masyarakat.

IKLAN

Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa KKN di Desa Andongrejo, di antaranya dari Bengkalis Riau dan IAIN Jember. Agus Prajitno, sekretaris KSBJ mengatakan, salah satu visi yang diembannya adalah bagaimana mengedukasi masyarakat, khususnya masyarakat Jember agar peduli pada lingkungan sekitar. “Agar tidak melakukan perusakan dengan melakukan penebangan di kawasan hutan yang dilindungi,” tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, para seniman bonsai biasanya mencari bahan untuk membuat bonsai dengan mengambil bahan dari hutan. “Biasanya di lereng atau bibir sungai. Kalau di bibir tebing tidak akan diambil, sebab berisiko terjadi banjir,” tegasnya.

Pihaknya juga mengedukasi pencinta bonsai untuk melakukan budi daya tanaman di hutan dengan cara dicangkok atau stek. Sebab, pencinta bonsai sejatinya bukanlah perusak hutan. “Kita juga mempunyai komitmen kepada alam. Jika misalnya ada bahan baku diambil dari hutan, maka juga harus mempertimbangkan aspek lainnya juga. Kalau mengambil sepuluh pohon bibit bonsai, kita harus menanam 50 bibit pohon lagi sebagai penggantinya,” tandasnya.

Sementara itu, kegiatan tersebut juga diapresiasi oleh pihak TNMB Wilayah II Ambulu. Dengan tujuan kegiatan untuk menghijaukan kembali lahan rehabilitasi di kawasan TNMB, TNMB menyambut baik upaya masyarakat yang masih peduli terhadap lingkungan. “Apalagi ide seperti itu jarang muncul dari komunitas yang care ke lingkungan, khususnya di kawasan TNMB,” kata Herman dari TNMB Wilayah II Ambulu. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti