Tragedi Ambruknya Pertokoan Jompo

Pemilik Toko Usung-Usung Barang

KOSONGKAN TOKO: Pasca peristiwa ambruknya pertokoan Jompo, Senin (3/3), membuat pemilik toko elektronik di tempat tersebut memindahkan barang dagangannya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ambruknya pertokoan Jompo Shoping Centre di Jalan Gajahmada, Senin (3/3) pukul 04.15, membuat pemilik toko panik dan berinisiatif untuk mengungsi serta memindahkan barang ke tempat lebih aman.

IKLAN

“Untuk mengantisipasi kejadian serupa, saya kosongkan toko dan mengangkuti barang-barang mengunakan truk,” ungkap Angga Septian Wijaya, pemilik toko elektronik di kompleks pertokoan tersebut.

Angga mengungkapkan, ia mengetahui peristiwa tersebut dari grup WhatsApp (WA). Kabar tidak mengenakan tersebut membuat Angga dan istri panik.
“Saya baru ke toko pukul 09.00 karena kondisi jalan macet total. Dibantu dua orang karyawan langsung menaikan barang-barang ke truk,” ucap dia.

Dari sekian orang pemilik toko di lokasi peristiwa, toko elektronik milik warga Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates tersebut termasuk paling lama beroperasi dan lebih dari seperempat abad.
“Toko elektronik ini pertama kali buka tahun 1993. Waktu itu toko elektronik di Jember tidak sebanyak sekarang,” terang Angga.

Di pertokoan Jompo tersebut, ia memiliki dua buah toko elektronik. Namun Angga harus merasakan kepedihan, karena ia terpaksa kehilangan salah satu toko elektronik miliknya.
“Satu toko saya berada di dekat jembatan penyebrangan ikut terdampak. Kebetulan toko tersebut sudah kosong setahun lalu,” imbuhnya.

Angga dan istri kini terpaksa angkat kaki untuk menyelamatkan barang dagangan. Barang-barang itu dia pindahkan ke gudang penyimpanan.

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih