No Purel, No Miras, No Maksiat: Yang Masih Bandel, Tungu Giliran Ditutup

HAFID ASNAN/RAME TEGAS: Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wabup Indah Amperawati menyatakan tak ada kompromi untak tempat-tempat hiburan yang digunakan sebagai tempat maksiat.

LUMAJANG RADARJEMBER.ID Bupati dan Wabup Lumajang tidak mau terkesan tebang pilih dalam menutup tempat hiburan yang disalahgunakan menjadi tempat maksiat. Bukan cuma Vision Vista, tempat hiburan lain tinggal menunggu waktu. Pekan ini dua pemimpin baru Lumajang itu bakal melakukan langkah serupa untuk menunjukkan sikapnya yang tegas dan tak kompromi pada hal-hal yang berbau maksiat.

IKLAN

Sikap ini disampaikan saat Bupati Thoriq dan Wabup Indah saat bersilaturahmi dengan Polres Lumajang siang kemarin. Usai menemui Kapolres Lumajang sekitar pukul 14.30, Cak Thoriq sapaan akrabnya, mengatakan pihaknya tak tebang pilih. “Kami akan melakukan langkah yang sama terhadap tempat hiburan lain. Dalam beberapa hari ini akan kami lakukan,” terangnya.

Semua keputusannya sama. Bahwa bila terindikasi melakukan kegiatan maksiat akan ditutup. “Iya, kami akan memberlakukan hal yang sama. Tidak ada tebang pilih. No purel, no miras, dan no maksiat, he he he,” ujarnya lalu tertawa.

Untuk Vision Vista, bupati kelahiran 1977 ini mendorong agar beralih fungsi. “Selama mempunyai komitmen mengalih fungsi menjadi tempat yang di jalur usaha tidak pada kegiatan terindikasi maksiat kami welcome,” jelasnya.

Dia berharap tetap berfungsi. Bisa jadi restoran, hall-nya jadi gedung persewaan, tempat pertemuan, pernikahan dan lainnya. Pilihannya banyak. “Bisa juga jadi hotel yang secara investasi tetap berlangsung di dunia usaha. Saya harap dunia usahanya yang jauh dari usaha yang berefek pada indikasi maksiat,” terangnya.

Memang dia mengakui ada dampak-dampak sosialnya. Dan secepatnya dia berharap pihak Vision Vista melakukan alih fungsi tersebut. “Agar pekerjanya bisa bekerja kembali. Tetap harapan kami begitu. Dan juga berharap tempat hiburan lain tidak mencari-cari celah,” pungkasnya.

Reporter & Fotografer: Hafid Asnan
Editor : MS Rasyid
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :