Jamaah Haji Mulai Terserang Flu

WAHIB FOR RAME DIPERIKSA: Jamaah haji, khususnya yang masuk kategori risiko tinggi asal Lumajang diperiksa oleh petugas kesehatan haji di Tanah Suci.

RADARJEMBER.ID-Setelah tiga hari ada di Madinah, jamaah haji asal Lumajang mulai mengalami masalah pada kesehatan. Utamanya bagi mereka yang tergolong kategori berisiko tinggi (risti). Sejak kemarin flu mulai dialami sebagian besar jamaah asal Kota Pisang.

IKLAN

HM. Mudhofar, Plt Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lumajang menjelaskan sampai kemarin jamaah masih berada di Madinah. “Sekarang masih di Madinah. Memang hanya melaksanakan kewajiban-kewajiban yang harus salat diwajibkan salat lima waktu yang dilaksanakan di Masjid Nabawi yang itu dinamakan Salat Arbain. Ada juga kegiatan kunjungan ke tempat bersejarah,” katanya.

Dia menjelaskan, ada sekitar 1.126 jamaah asal Lumajang yang hingga kemarin mulai menjalani ibadah Arbain. Dia juga mendapat data informasi dari kloter 31, 32 dan 34. “Memang ada jamaah risti, tetapi tidak ada yang opname. Secara keseluruhan kondisi normal. Hanya pasien yang cek kesehatan saja,” katanya.

Namun demikian, kondisi jamaah mulai terserang penyakit. Memang ringan, tetapi mulai banyak. Wahib, ketua kloter 31 menjelaskan kondisi jamaah pada 31 juli kemarin normal ataupun wajar. Jumlah jamaah haji kloter 31 sejumlah 448 dengan rincian 442 jamaah asli Lumajang,  ditambah 1 orang titipan kloter 17 asal Pasirian. Ada 5 orang petugas haji dan jumlah jamaah risti sebanyak 302 orang yang usianya 56-65 tahun.

Jamaah lanjut dia mulai terserang penyakit flu. “Karena cuaca. Ada juga penyakit nyeri karena jamaah mengalami penurunan daya tahan tubuh. Termasuk juga ada hipertensi karena bawaan dari Indonesia,” katanya.

Namun, kondisi itu menurut dia tidak menyurutkan semangat jamaah untuk menjalani ibadah. Tetap bisa menjalankan ibadah Arbain yang sudah memasuki hari keempat. “Disamping itu, hari ini jamaah haji mulai jam 08.00 WAS ada kegiatan ke Raudhoh ke tempat mustajab,” jelasnya.

Selain itu, ada juga jamaah yang menggunakan jasa layanan kesehatan di tanah suci. Mereka menurut dia mengecek kesehatan. Baik di pos kesehatan maupun didatangi ke ruangannya saat visitasi dari tim kesehatan. “Semua masih sehat dan bisa menjalani ibadah. Meski terkena flu sudah ada penanganan dari tim kesehatan,” katanya.

Reporter : Hafid Asnan
Editor : Narto
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :