PTPN XII Komitmen Berdayakan Petani Lokal

KOPI LOKAL: Menteri BUMN Rini Soemarno bersama Dirut PTPN XII Berlino Mahendra Santosa saat mencoba mencicipi kopi lokal di panen raya kopi di Gunung Gumitir tadi pagi (1/7)

PTPN XII memang memiliki sejumlah lahan untuk produksi kopi. Namun, mereka tetap berkomitmen untuk memberdayakan kopi rakyat yang dikelola masyarakat. Oleh karena itu, mereka pun berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kopi rakyat sehingga bisa lebih bernilai jual.

IKLAN

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PTPN XII Berlino Mahendra Santosa saat panen raya kopi di Kebun Gumitir Desa Sidomulyo, Silo pagi tadi. “Produksi kopi kami pertahun sekitar 2000 ton, masing-masing robusta dan arabica 1000 ton,” ucap Berlino kemarin.

Dari jumlah tersebut, pihaknya berkomitmen untuk memberdayakan kopi rakyat. Terbukti dari produksi tersebut, 75 persen berasal dari kopi rakyat. Oleh karena itu, pihaknya memiliki kewajiban moral untuk meningkatkan kualitas kopi rakyat agar bisa diterima pasaran. Misalnya cara untuk memetik dan kopi yang layak dipetik. Termasuk juga perlakuan kopi paska panen juga perlu diperhatikan.

Apalagi, pasar penerima kopi dari PTPN XII juga tidak main-main. Karena hampir semuanya diekspor ke luar negeri. “Total kopi PTPN XII yang diekspor sekitar 95 persen,” tegasnya. Sehingga bukan hal yang main-main bagi PTPN XII untuk masalah komoditas kopi ini. Dirinya menuturkan potensi ekspor untuk kopi mencapai USD 100 juta per tahunnya.

Kedepannya, PTPN XII bukan hanya melakukan ekspor dalam bentuk green Bean saja, tetapi juga hingga ke kopi siap seduh dan sudah siap saji. Sehingga membuat produk kopi PTPN XII semakin beragam dan diminati oleh pasar, baik dalam maupun luar negeri.

Reporter : Rangga Mahardhika

Reporter :

Fotografer :

Editor :