Mencuri Lagi, Tiga Residivis Ditembak

TAK KAPOK JUGA: Meski sebelumnya pernah ditahan karena tindak kejahatan, rupanya tak membuat tiga residivis ini jera. Mereka kembali melakukan aksi pencurian hingga mendapat hadiah timah panas daripetugas.

RAMBIPUJI.RADARJEMBER.ID– Keluar masuk Lapas Kelas II A Jember, ternyata tak membuat tiga residivis ini jera. Justru mereka kembali beraksi dengan melakukan pencurian. Ketiga residivis tersebut yakni Arik Anggara, 35, warga Dusun Bedadung Kulon, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji; Manijo, 55, warga Dusun Kresek, Desa/Kecamatan Ajung; dan Bungkas, 52, warga Dusun Krasak, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung.

IKLAN

Arik dan Manijo ditangkap di lokasi yang sama. Sementara Bungkas, ditangkap di tempat kerjanya, Selasa (31/03) siang. Ketiganya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki, karena berusaha kabur dan melawan saat akan dibekuk petugas. Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti di antaranya kunci T, obeng, tang, gembok, tabung gas, beras, rokok, dan mie instan.

Informasi di lapangan, penangkapan ketiga tersangka ini bermula dari laporan korban, Suyitno, 52, warga Dusun Krajan, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji. Rabu (24/3) pagi, korban mendapati tokonya di Dusun Bedadung Kulon, Desa Kaliwining, Rambipuji, dibobol maling. Sejumlah barang dagangan di dalamnya raib dengan kerugian sekitar Rp 6 juta. Setelah menerima laporan, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap ketiga tersangka.

Dalam menjalankan aksinya, ketiga tersangka berbagi peran. Ada yang bertugas mencongkel kunci atau gembok, ada yang mengambil barang, dan mengawasi situasi. Menurut Manijo, sekitar pukul 01.00 mereka langsung menuju lokasi pencurian. Motor ketiganya diparkir sekitar 200 meter dari TKP. “Selanjutnya kita jalan kaki menuju rumah korban,” ujar Manijo.

Kapolsek Rambipuji AKP Hari Pamuji melalui Kanit Reskrim Aipda M Slamet mengungkapkan, ketiga tersangka sebelumnya pernah dipenjara. Bahkan salah satu tersangka yakni Arik sudah dua kali masuk penjara karena kasus pencurian motor. Selain di Rambipuji, ketiganya juga pernah beraksi di wilayah Ajung dan Jenggawah. “Bahkan yang paling banyak TKP-nya di wilayah hukum Polsek Jenggawah,” ujarnya.

Sampai saat ini pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini. “Bisa jadi bukan hanya di Rambipuji, Ajung dan Jenggawah. Mungkin masih ada TKP lain yang pernah menjadi sasaran tersangka,” ujar Slamet.  Selain ketiga tersangka tersebut, masih ada pelaku lain yang kini masih dalam pengejaran polisi. (jum/lin)

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti