Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Kambing Ethiopia sampai Coffee Shop Hits

V
Penulis: Viona Rj❯
Ilustrasi asal-usul kopi.
Ilustrasi asal-usul kopi.

Radar Jember - Siapa sih yang nggak bisa hidup tanpa kopi? Buat Gen Z, kopi itu udah kayak kebutuhan pokok—teman begadang, partner nugas, sampai alasan sah buat nongkrong.


Advertisement

Tapi tahu nggak, di balik segelas kopi favoritmu, ada cerita unik yang bikin kamu nyeletuk. “Loh, kok bisa?”

Percaya atau nggak, kopi pertama kali ditemukan, oleh seekor kambing.

Cerita legendaris ini berasal dari Ethiopia sekitar abad ke-9. Waktu itu, seorang gembala heran melihat kambing-kambingnya jadi super aktif setelah makan buah merah dari sebuah tanaman.

Advertisement

Kepo dong, si gembalanya ikut nyicip. Eh, ternyata efeknya bikin badan lebih segar dan melek.

Buah itu lalu dibawa ke seorang biarawan. Setelah diolah, bijinya dijadikan minuman.

Hasilnya? Minuman ini bantu sang biarawan tetap terjaga saat doa malam.

Advertisement

Dari situlah kopi mulai dikenal luas. Terutama saat masa kebangkitan Islam, ketika kopi jadi minuman favorit para sufi di Yaman.

Fun fact lain: sebelum diseduh seperti sekarang, kopi dulu nggak diminum, tapi dimakan.

Suku Oromo di Ethiopia biasa menghancurkan biji kopi, mencampurnya dengan lemak hewan, lalu membentuknya jadi bola-bola kecil.

Fungsinya? sumber energi alami. Versi snack sehat zaman dulu, lah.

Meski sekarang jadi minuman sejuta umat, kopi ternyata pernah dianggap berbahaya.

Di Inggris abad ke-17, kedai kopi sempat dilarang karena dianggap bikin orang terlalu banyak mikir, kritis, dan rebel.

Kedai kopi waktu itu jadi tempat diskusi politik, bisnis, sampai isu sosial. Nggak heran, tahun 1675 Raja Charles II sempat mengeluarkan larangan operasional kedai kopi.

Ngeri-ngeri sedap ya, ngopi bisa bikin “pemberontak”.

Uniknya lagi, beberapa studi menyebut peminum kopi sering diasosiasikan sebagai orang yang lebih percaya diri dan ambisius.

Jadi wajar aja kalau kamu nongkrong di coffee shop sambil buka laptop, vibes-nya langsung kelihatan: anak sibuk.

Walaupun aslinya? Ngerjain tugas H-1 deadline.
Jadi, mulai sekarang kalau kamu ngopi, ingat ya. Di balik pahitnya kopi, ada sejarah panjang, dari kambing yang super aktif. (ona/dwi)

Advertisement

Artikel Terkait

Gus Fawait Dorong Gen Z dan Milenial Surabaya Jadi Pilar Kader Politik Masa Depan

Gus Fawait Dorong Gen Z dan Milenial Surabaya Jadi Pilar Kader Politik Masa Depan

Ketua TIDAR Jatim Gus Fawait mendorong Gen Z dan milenial terlibat aktif dalam panggung politik guna mengawal regenerasi kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.

Bukan Sekadar Target Kursi! PKB Jember Rombak Total Komposisi Pengurus Demi Jawab Tantangan Zaman Gen Z

Bukan Sekadar Target Kursi! PKB Jember Rombak Total Komposisi Pengurus Demi Jawab Tantangan Zaman Gen Z

DPC PKB Jember gencar melakukan konsolidasi dan kaderisasi anak muda guna membangun partai advokasi yang siap mendampingi masyarakat menuju Pemilu 2029

Sasar Gen Z se-Jatim, UIN KHAS Jember Sukses Jaring Agen Toleransi Lewat Kompetisi Film Pendek dan Karya Ilmiah!

Sasar Gen Z se-Jatim, UIN KHAS Jember Sukses Jaring Agen Toleransi Lewat Kompetisi Film Pendek dan Karya Ilmiah!

LP2M UIN KHAS Jember menggelar kompetisi film pendek dan karya tulis ilmiah se-Jawa Timur guna menanamkan nilai toleransi dan moderasi beragama pada Gen Z.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer