Bikin Jamban Sederhana dari Potensi Desa

INISIATIF JAMBAN SEDERHANA: Proses pembuatan jamban sederhana dengan bahan dasar bambu merupakan potensi yang dimiliki Dusun Gading, Desa Darsono, Kecamatan Arjasa.

RADAR JEMBER.ID – Saat pertama kali datang ke RT 03/RW 04 Dusun Gading, Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, 15 mahasiswa peserta program Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Kelompok 4 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember sempat dibuat terkejut. Pasalnya, warga di desa tersebut tidak memiliki jamban keluarga.

IKLAN

Dari 56 kepala keluarga di kawasan tersebut, sebagian besar rumah tidak dilengkapi fasilitas jamban keluarga. Karena itu, Ahmad Syakir Maulana, Ketua Kelompok 4 PBL FKM Universitas Jember, merasa miris melihat kondisi seperti ini. Dari situlah lantas muncul gagasan mahasiswa untuk membuat jamban sederhana.

Uniknya, jamban tersebut sengaja digagas dengan menggunakan bahan dasar dari bambu. Bambu ini memang merupakan tanaman yang banyak ditemukan di lingkungan sekitar warga. “Dengan dibuatnya jamban atau jumbleng ini, paling tidak bisa mengubah kebiasaan buruk masyarakat dan beralih hidup sehat. Selama ini, mereka memanfaatkan sungai untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK, Red),” ujarnya.

Pembuatan jamban tradisional itu memanfaatkan halaman belakang rumah warga, dengan panjang satu hingga satu setengah meter dan kedalaman tiga meter. Di atasnya dipasang bambu sebagai lantai dan tengahnya diberi lubang.

Sementara itu, Putra Sanjaya Sakti, mahasiswa asal Kepanjen Malang, mengatakan, kegiatan PBL turun ke desa tidak lain untuk mencari solusi terhadap permasalahan kesehatan masyarakat. “BAB di sembarang memicu terjadinya penyakit diare. Karena itu, diharapkan dengan dibangunnya jamban ini, warga tidak lagi pergi ke sungai untuk BAB (buang air besar, Red),” pungkasnya. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti