Tiga Anggota Polres Jember Dapat Penghargaan Lomba Babinkamtibmas

Kapolres For Radar Jember HARUMKAN JEMBER: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menerima trofi Kapolda Cup setelah juara 1 dalam Lomba Babinkamtibmas 2018, yang dimenangkan anggotanya, Bripka Dani Anton Wahyudi dari Polsek Silo.

SILO – Tiga anggota Polres Jember mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Machfud Arifin, beberapa waktu lalu. Para anggota itu di antaranya, Bripka Dani Anton Wahyudi (anggota Polsek Silo) yang jadi juara 1 Lomba Babinkamtibmas Kapolda Cup. Juga ada AKP Suhartanto (Kapolsek Tempurejo) dan Brigpol Gosti Choli Naviane (Polsek Puger).

IKLAN

Bahkan, ketiganya mendapatkan kehormatan untuk mengikuti upacara dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72 di Mapolda Jawa Timur, Rabu (11/7)). Penyerahan trofi dan dua pin emas pada anggota Polres Jember diserahkan langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin, di halaman Mapolda Jatim.

Menurut kapolres, prestasi ketiganya berbeda, namun sama-sama ikhlas melayani masyarakat Jember. Seperti Bripka Dani Anton Wahyudi yang menjadi Babinkamtibmas Desa Garahan, Kecamatan Silo sejak tahun 2013 hingga sekarang. Bahkan, Anton juga sempat dipindah ke Polsek Sukowono pada tahun 2017 lalu. ”Tetapi oleh warga Desa Garahan diminta untuk kembali karena banyak jasanya untuk warga setempat. Sehingga, menjadi Babinkamtibmas Desa Garahan hingga sekarang,” kata Kapoles Jember Kusworo Wibowo kepada Jawa Pos Radar Jember.

Dia mengatakan, Polres Jember telah berhasil menjadi juara pertama dalam lomba Babinkamtibmas antar Polres se-Jatim. Lomba Babinkamtibmas ini dilihat dari kegiatan-kegiatan Babinkamtibmas di Jember, terutama yang dilihat bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi warga dalam tugas sehari-hari.

“Lomba ini dimenangkan oleh Bripka Dani Anton Wahyudi Babinkamtibmas Desa Garahan Kecamatan Silo,” tutur Kusworo.

Keberhasilan Anton ini tidak lepas dari perannya dalam mengajak masyarakat untuk turut bersama-sama membuka lahan ternak kambing. Sehingga, banyak warga masyarakat yang antusias untuk beternak kambing. Bukan hanya warga biasa saja, dirinya juga tidak segan untuk mengajak para eks-pelaku kejahatan untuk bisa bergabung beternak kambing bersamanya.

Bripka Anton ini tidak hanya mengajak orang yang baik, tetapi juga mengajak orang yang dulunya kurang baik yang sudah mencoba bermacam usaha, tapi gagal. “Tetapi dengan adanya inisiasi dari Dani Anton ini, banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya dan sukses di bidang usaha jual beli  kambing,” jelas Kusworo.

Apalagi, dedikasi Bripka Anton kepada masyarakat ini tidak diragukan lagi. Polisi ini malah membatalkan membuat rumah sendiri, karena ingin membuat kandang kambing untuk warga sekitar.

Uang untuk rumahnya langsung untuk modal membuat kandang dan modal membeli kambing. Sehingga, warga yang pengangguran serta ada mantan pelaku kejahatan itu, diajak untuk ternak kambing. ”Atas upayanya ini, Polda Jawa Timur mengapresiasi kepada Anton,” katanya.

Selain Dani anton, ada dua anggota yang juga menerima penghargaan dari Kapolda Jatim yang diserahkan saat HUT Bhayangkara di mapolda. Yakni AKP Suhartanto Kapolsek Tempurejo dan Gosti Choli Nafiane anggota Polsek Puger. Keduanya menerima Pin Emas.

”Gosti Choli Naviane aktif memberikan pelajaran pada anak-anak sekolah. dan banyak juga kegiatan yang dilakukan mereka tanpa pamrih,” katanya.

Sementara AKP Suhartanto ikut terlibat aktif pada saat ada tragedi ritual maut di salah satu gunung di Desa Suco, Mumbulsari.

”Kapolsek Tempurejo memberanikan diri turun ke lubang maut tersebut. Tanpa menggunakan alat yang seharusnya digunakan (dengan modal tali tampar), dia berhasil menyelamatkan jiwa warga. Inilah yang juga menjadi apresiasi dari Polda Jatim,” ujar Kusworo.

”Kalau upaya itu terlambat, maka lubang maut itu akan memakan korban lebih banyak lagi. Karena kesigapan dari Kapolsek itu, dua jenazah bisa dievakuasi. Dan satu nyawa bisa terselamatkan,” pungkas Kusworo. (kl/jum/c2/hdi)

Reporter :

Fotografer :

Editor :