Enam Kecamatan di Lumajang Utara Dilanda Kekeringan

BPBD Lumajang for RAME DROPPING: Petugas BPBD Kabupaten Lumajang mendistribusikan air bersih seiring berlangsungnya kekeringan di enam kecamatan di Lumajang bagian utara.

LUMAJANG – Sejumlah wilayah di Lumajang bagian utara dilanda kekeringan sejak sebulan terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang sampai harus melakukan distribusi air bersih ke wilayah-wilayah tersebut.

IKLAN

Total ada 26 dusun di enam kecamatan yang terdampak kekeringan. Data BPBD Kabupaten Lumajang menyebut, Gucialit, Kedungjajang, Klakah, Randuagung, Padang, dan Ranuyoso adalah kecamatan-kecamatan yang jadi basis kekeringan.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, distribusi air bersih sudah dilakukan sejak awal Juni. Menurut dia, tidak ada sumber air bersih di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan tersebut.

Praktis, setiap hari masyarakat hanya mengandalkan kebutuhan air bersihnya dari pasokan BPBD. Dalam sehari, petugas BPBD mengirim tidak kurang 120 ribu liter air bersih. Pasokan air itu disebar merata untuk 26 dusun di enam kecamatan. “Setiap hari BPBD mengirim 4 armada truk tangki. Setiap tangki berkapasitas 5.000 liter,” terang Wawan.

Satu truk dalam sehari rata-rata bolak-balik membawa enam tangki air bersih. Sehingga, dalam sehari satu truk biasanya mendistribusikan air bersih sampai 30 ribu liter.

Lebih jauh Wawan menjelaskan, sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini berlangsung sejak bulan Juni hingga November nanti. Kalau pun terjadi hujan, intensitasnya sangat rendah.

Data yang dilansir Stasiun Klimatologi BMGK di Malang, pada Kamis (12/7), volume curah hujan di hampir semua wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Lumajang, hanya berkisar 0 hingga 10 mm per hari. Curah hujan yang sedikit lebih tinggi, 11-50 mm per hari (tetapi masih dalam kategori rendah), hanya berlangsung di beberapa wilayah Banyuwangi dan sebagian kecil wilayah Pasuruan. (c2/was)

Reporter :

Fotografer :

Editor :