Suhu Dingin Muncul Bercak  Es di Ranupane

Nanang for RAME SUDAH BIASA: Ini salah satu foto bercak es hasil jepretan salah seorang wisatawan yang berada di Ranupane.

RADARJEMBER.ID-Fenomena tidak lazim terjadi di kawasan Ranupane, seiring dengan suhu dingin yang berlangsung sejak beberapa hari terakhir. Muncul es di beberapa titik sekitar kawasan berketinggian 2100 MDPL itu. Hal itu sempat diabadikan oleh beberapa wisatawan yang datang ke Ranupane.

IKLAN

Nanang Wahyudi, salah seorang wisatawan, sempat memotret munculnya es di jalur Ranupane pada Sabtu, pekan kemarin (4/8). Dia mengaku, bercak-bercak es tersebut bisa disaksikan secara kasat mata saat subuh. “Saya sempat mengabadikannya sekitar pukul 05.25, dan esnya masih ada,” ucapnya.

Bercak-bercak es muncul pada permukaan daun juga tanah, yang pada sore hingga malam hari terpapar embun. Bisa jadi, embun tersebut membeku seiring turunnya suhu saat dini hari hingga subuh.

Pasalnya, Nanang mengaku, saat berkunjung ke Ranupane pekan lalu, suhu dini hari hingga subuh di salah satu desa yang masuk Kecamatan Senduro itu sempat mencapai suhu di bawah 0 derajat. Berdasarkan alat pengukur suhu yang dia bawa, pada Sabtu (4/8) sekitar pukul 03.00, suhu di Ranupane berada di posisi minus 0,1 derajat celsius.

Nyatanya, kemunculan es yang disaksikan Nanang bukanlah kali pertama terjadi. Salah seorang petugas BPBD Kabupaten Lumajang bernama Yudha mengaku, fenomena bercak es di kawasan Ranupane hampir selalu terjadi saat puncak musim kemarau, antara Juli-Agustus. Suhu dingin, kata dia, menyebabkan embun di wilayah ketinggian itu menjadi beku sesaat. “Fenomena semacam ini juga terjadi di beberapa kawasan sekitar Gunung Semeru lainnya,” terangnya.

Bercak-bercak es tersebut, menurut dia, akan kembali mencair seiring dengan matahari terbit. Tak ayal, begitu pagi, pemandangan es tidak gampang ditemui di Ranupane, meski hawanya tetap dingin menusuk.

Reporter : Khawas Auskarni
Editor : Narto
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :