Jamaah Haji Jalani Umrah Wajib

ALI FURQON FOR RAME LEBIH KUSYUK: Para calon jamaah haji asal Lumajang lebih kusyuk menjalani ibadah umarh wajib di Makkah.

RADARJEMBER.ID- Jamaah haji asal Lumajang sudah bergeser dari Madinah ke Makkah kemarin. Kini, mereka langsung menjalani ibadah umrah wajib. Tidak kendala berarti. Semua lancar-lancar saja. Hanya mereka yang tergolong jamaah  risiko tinggi (risti) mendapat perhatian lebih dari tim medis.

IKLAN

Ali Furqon, Ketua Kloter 32 ketika menghubungi Jawa Pos Radar Semeru siang kemarin menjelaskan jika seluruh kondisi jamaah tidak ada kendala. “Alhamdulillah Kloter 32 sudah sampai di Pemondokan Makkah,” katanya melalui pesan singkatnya.

Dia mengatakan, jamaah di kloternya tiba sekitar pukul 00.30 WAS.  Dan sejak keberadaan jamaah di Makkah, langsung melakukan ibadah wajib. “Sekarang ini (siang kemarin WIB) masih menjalani aktivitas umroh wajib,” ungkapnya.

Bukan cuma kloter 32, kloter 31 lebih dulu tiba di Makkah dan menjalani umrah wajib. Disusul kemudian oleh kloter 33. Semua aktivitas haji berjalan dengan tidak ada kendala. “Relatif tidak ada masalah berarti,” ungkap H M Mudhofar Plt, kasi haji dan umrah Kantor Kemenag Lumajang.

Dia menyampaikan, memang ada jamaah yang sempat dikabarkan hilang sebelum geser ke Madinah. Namun, sudah ditemukan dan bisa kembali bergabung dengan rombongan. Yang hilang itu adalah ibu Supartini. “Tapi Alhamdilillah sudah ketemu,” jelasnya.

Mudhafar menegaskan jika semua jamaah terkontrol dengan baik. Juga memberi kabar terbaru ke Kantor Kemenag Lumajang melalui jaringan pribadi maupun grup. Apapun kondisinya, disampaikan dan diketahui pihak-pihak kemenag.

Sementara itu, Wahib, ketua kloter 31 menjelaskan Kloter yang dia pimpin juga sudah tiba di Makkah sehari sebelumnya. Jumlah calon jamaah haji, jamaah asli  442 orang, jumlah dari liter lain 1 orang,  petugas 5 orang jumlah total 448 orang.  Keadaan kesehatan, jumlah lansia 141 orang, jumlah risti 302 orang, yang menggunakan kursi roda  5 prang,  hipertensi 138 orang,  DM  31 orang, asma 4 orang,  ispa 20 orang.

Reporter : Hafid Asnan
Editor : Narto

Reporter :

Fotografer :

Editor :