Feny Dyah Aprillia, Wisudawati Terbaik IAIN Jember, Skripsi Angkat Peran Perempuan

Dwi Siswanto/Radar Jember MEMBANGGAKAN: Feny Dyah Aprillia, mahasiswi yang menjadi wisudawati terbaik dalam wisuda IAIN Jember

RADARJEMBER.ID – Feny selesai mengikuti yudisium Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Perempuan asal Probolinggo itu tinggal di asrama Pesantren Darul Hikam. Di sana, dia menghabiskan waktunya untuk belajar, menimba ilmu.

IKLAN

Dia memilih kuliah di IAIN Jember pada tahun 2014 lalu. Tujuannya sederhana, orang tua menginginkan anaknya menjadi seorang guru. “Padahal, awalnya saya ingin kuliah pendidikan biologi, namun waktu itu di sini belum ada,” katanya.

Ketika masih bersatus sebagai siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Probolinggo, perempuan kelahiran 26 April 1996 itu ingin menguasai ilmu kesehatan. Namun apa daya, keinginan itu belum tercapai dan memilih melanjutkan studi di Pendidikan Agama Islam.

Sejak semester awal, Feny belajar banyak hal di kampus. Mulai dari ilmu hadis, Ulumul Quran, filsafat, pembelajaran, dan lainnya. Dia fokus belajar semua mata kuliah sampai memahami secara utuh.

“Organisasi hanya memilih di koperasi mahasiswa, tidak ada yang lain,” terangnya. Ketika sudah memasuki semester VII, Feny memilih tinggal di asrama pesantren. Sebab, sejak dari dulu dirinya sudah ingin mondok.

Di pesantren, Feny bisa belajar lebih giat lagi, karena lingkungan yang mendukung. Tak hanya belajar mata kuliah, tetapi juga terus meningkatkan pemahaman keagamaan. Selain itu, kegiatan juga terjadwal dengan baik.

Mulai dari bangun dini hari untuk salat Tahajjud hingga salat Duha. Bahkan, putri dari pasangan  suami istri Jumari dan Innawati itu merasa malu bila tidak melakukan salat sunah itu. “Yang lain salat Duha, saya tidak, saya merasa malu,” ujarnya.

Selain itu, kedekatan Feny dengan orang tuanya juga dijalin begitu kuat. Setiap ada hal yang meresahkan, dia selalu menelepon ibunya. “Orang tua tempat terbaik bagi saya. Ibu tempat keluh kesah,” ucapnya.

Dalam hal belajar, Feny selalu me-review materi kuliah yang sudah dipelajari. Hal itu dilakukan agar tidak bingung ketika ujian. Materi itu dipelajari di pondok, bila tidak ada waktu, dia bisa belajar di perpustakaan atau belajar melalui gawai.

“Selain itu, juga sharing dengan teman-teman,” ujarnya. Bila masih belum paham dengan penjelasan dosen, Feny mengejar dosen yang sedang keluar kelas. Dia bertanya untuk memperoleh jawaban.

Skripsi yang dibuatnya berjudul Peran Domestik dan Publik Perempuan Menurut Dosen di IAIN Jember. Skripsi tersebut membuat dosen memberikan penilaian tersendiri. “Skripsi saya ingin mengungkapkan bahwa perempuan tak hanya di rumah sebagai ibu rumah tangga, namun lebih dari itu,” terangnya.

Islam, kata dia, juga mengajarkan agar perempuan juga menuntut ilmu setinggi-tingginya. Bahkan, juga bisa memiliki peran untuk berkarier. Namun, tetap bisa berkolaborasi dengan suami dalam membina keluarga.

Berdasarkan penelitian yang dilakukannya, para dosen IAIN Jember saling bekerja sama dalam mengurusi rumah tangga. Suami bekerja, istri juga bekerja. Dalam membangun rumah tangga, mereka saling berperan dan berbagi tanggung jawab.

“Ada yang bagian mengantar anak, bagian memasak dan mencuci,” tuturnya. Semua itu dilakukan tanpa harus ada yang dirugikan. Justru, kata dia, pendidik pertama bukan hanya pada ibu. Tetapi ayah juga memiliki peran penting dalam mendidik anak.

Menurut dia, Islam memberikan ruang terbuka bagi perempuan dan laki-laki untuk saling terlibat dan bekerja sama. Semua diciptakan sama, kecuali tingkat ketakwaannya.

Selain Feny, yang menjadi wisudawan terbaik tingkat pascasarjana adalah Riayatul Husnan. Tesis yang ditulisnya berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Jenjang Karier di Lembaga Pendidikan SD Alirsyad Alislamiyah Jember.

Kemudian, wisudawati terbaik di tingkat  Fakultas Syariah adalah Ken Ismi Rozana, dengan judul skripsi Redefinisi Fungsi Sosial Keluarga dalam Masyarakat (Studi tentang Eskalasi Cerai Susuk di Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi).

Kemudian, dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora diraih oleh Ana Safitri. Dia menulis skripsi berjudul Kritik Sanad Hadis tentang Keutamaan Ilmu dan Ulama di dalam Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Mutaallim Karya KH. Hasyim Asy’ari (Kritik Sanad Hadis dengan Teori Common Link G.H.A.Juynboll).

Wisudawan terbaik Fakultas Dakwah adalah Adam Sulaiman, skripsinya berjudul Persepsi Komunitas Mahasiswa Pecinta Ilmu Terhadap Karakteristik Message Influence Budaya Bercadar di Channel Youtube Bg Jenggot-Media Dakwah Islam.

Di FEBI, diraih oleh SIti Shofiah dengan judul skripsi Analisis Sektor Ekonomi Unggulan dalam Layanan Pembiayaan Perbankan Berbasis Metode Location Quotient di Kabupaten Lumajang.

Reporter : Bagus Supriadi
Editor : MS Rasyid
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah
Fotografer: Dwi Siswanto

Reporter :

Fotografer :

Editor :