Rijal Lebih Banyak Diajak Swafoto

Khawas Auskarni/RAME Saiful Rijal sedang melayani foto bersama dua bocah SD yang mendatanginya di Kantor Pemkab Lumajang.

RADARJEMBER.ID – Tidak terhitung berapa banyak Saiful Rijal melayani permintaan foto masyarakat Lumajang. Bukannya bertanya-tanya pengalaman Rijal selama di Asian Games, masyarakat lebih banyak minta wajahnya diabadikan bersama bintang baru daerahnya tersebut.

IKLAN

Setiap orang yang punya kesempatan mendekat ke Rijal, tidak melewatkannya begitu saja. Medali emas yang didapat Rijal dari perjuangannya di Asian Games 2018 membuatnya jadi kebanggaan baru warga Lumajang.

Dari bocah SD, warga biasa, pejabat Pemkab Lumajang, bahkan Bupati-Wakil Bupati terpilih sama-sama ingin punya foto bersama dengan Rijal. Rijal pun tidak banyak berkomentar saat diajak berfoto. Dia lebih banyak mengiyakan, dan melayani.

Padahal, informasi yang didapat radarjember.id dari lokasi penyambutan Rijal di utara Alun-Alun Lumajang, atlet sepak takraw asal Pronojiwo itu baru sampai di kampungnya Senin pukul 03.00 pagi.  Di rumahnya, sudah banyak tamu yang silih berganti datang. “Rijal sampai di perbatasan Probolinggo-Lumajang sekitar pukul 01.00 dini hari. Dijemput sejumlah pejabat pemkab. Lalu, tiba di rumahnya sekitar pukul 03.00,” terang Kepala Bappeda Kabupaten Lumajang Nugroho Dwi Atmoko, yang ikut menyambut Rijal.

Rijal mengaku tidak ada hal khusus yang akan dia lakukan pasca kepulangannya dari Asian Games 2018. Dia ingin istirahat dulu. Setelah itu, baru mempersiapkan diri untuk SEA Games 2019. ”Saya ingin istirahat dulu di rumah. Sebelumnya, saya telah fokus selama tujuh bulan latihan untuk persiapan Asian Games 2018 kemarin,” ucap Rijal.

Sebelum menutup sesi wawancaranya bersama sejumlah wartawan, dia berpersan, khususnya pada pemuda Lumajang, bahwa Lumajang punya potensi prestasi di bidang olahraga. Untuk itu, dia mengajak altlet muda Lumajang agar percaya diri dan bangkit mengubah potensi tersebut menjadi prestasi.

Reporter & Fotografer: Khawas Auskarni
Editor : Narto
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :