Syahfana, Komunitas Ngaji dan Bersosialisasi: Mulai Ngaji hingga Baksos

BERBAGI ITU INDAH: Kebersamaan yang diciptakan oleh anggota komunitas pengajian Syahfana saat bakti sosial di daerah Panti.

RADARJEMBER.ID – Berkumpul bersama dalam satu komunitas pengajian Syahfana, tak jarang mendatangkan cibiran dari pihak lain yang melihatnya. Apalagi, mereka kumpulan dari ibu-ibu muda, tentu pasti dianggap sebagai ladang bergosip. “Dikiranya kami hanya komunitas kumpul-kumpul yang tidak ada manfaatnya. Sekadar senang-senang saja,” tutur Nieka.

IKLAN

Padahal, Nieka melanjutkan, Syahfana tak sesimpel yang dipikirkan oleh orang-orang. “Awalnya niat kami selain bikin arisan juga menambah silaturahmi. Karena banyak teman itu banyak rezeki,” ujar istri dosen Program Studi Televisi dan Film (PSTF) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember ini.

Dari sekadar pengajian untuk mendapatkan siraman rohani, anggota Syahfana lantas ingin menularkan energi positif ke orang lain di sekitar mereka. “Di sela-sela kesibukan rutinitas sehari-hari, kami ingin menjadi insan yang bermanfaat untuk sesama. Jadi, tidak hanya cantik di fisik penampilan semata, tapi juga cantik hatinya,” tutur Pratiwi Hidayani, salah satu anggota Syahfana yang membuka kantor notaris di Kaliwates.

Dari situlah, Syahfana kerap melakukan kegiatan bakti sosial di sela-sela kepenatan aktivitas sehari-hari yang dijalani oleh masing-masing anggota. “Sebenarnya saya punya kesibukan yang cukup menyita waktu. Tapi dengan kumpul-kumpul di Syahfana, kita bisa menolong sesama. Sambil nambah teman yang sebelumnya belum kenal, jadi saya betah,” tutur Hindun Mardiyana, salah satu anggota Syahfana yang menjadi direktur di salah satu rumah sakit.

Sejak berdiri, Syahfana sudah rutin menggelar pengajian bersama seorang ustazah, sembari mengadakan arisan. Selain itu, mereka juga pernah belajar fotografi. “Intinya Syahfana ini adalah komunitas yang bermanfaat untuk anggota pribadi dengan pengajian dan kajian Islam setiap pertemuan. Juga bermanfaat untuk sesama dengan bakti sosial,” terang Wahyu Elma Naf’an, salah satu anggota Syahfana yang berprofesi sebagai notaris.

Keakraban di antara mereka tergambar mana kala salah satu di antaranya mengalami ujian seperti sakit atau sedang berbahagia karena memiliki momongan. Maka, spontan yang lain datang menjenguk. “Semua di antara kami sama-sama humoris, rame, dan humble. Kalau kumpul, seru-seruan ngomongin fashion atau keluarga. Juga program lain,” terang Nieka.

Reporter :Adi Faizin
Editor :Rangga Mahardika
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :