Museum Goes to School Bondowoso Rail and Train Museum

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Untuk mengenalkan Museum Kereta Api Bondowoso atau Bondowoso Rail and Train Museum, PT KAI Bandung bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Jember menggelar sosialisasi museum pada para pelajar, Selasa (20/8) kemarin. Sekolah yang pertama kali dituju adalah SD Muhammadiyah Bondowoso yang terletak di Jalan MT Haryono.

IKLAN

Dalam kesempatan itu, Kepala SD Muhammadiyah Ahmad Dahlan bersama para guru menyambut hangat kedatangan tim dari PT KAI Bandung dan Jawa Pos Radar Jember. Dalam kata sambutannya, dikatakan bahwa pihaknya sangat senang dengan kedatangan tim. ”Apalagi ini kegiatan pertama kali digelar di Bondowoso. Dan, SD Muhammadiyah mendapat giliran pertama,” katanya.

Oleh sebab itu, dia mengerahkan sekitar 50 siswa-siswi dan para guru untuk mendengarkan sosialisasi dari tim PT KAI Bandung. ”Siswa-siswi saya sangat senang. Mereka baru memahami jika museum ini adalah satu-satunya museum di Jawa Timur,” katanya.

Kehadiran tim yang pertama kalinya ini memantik semangat belajar anak-anak. ”Mereka ingin tahu apa itu kereta api, sehingga siswa-siswi mencari informasi perkeretaapian di internet alias googling,” katanya. Apalagi, saat ada kuis berhadiah, mereka aktif menjawab. ”Sebagian besar mereka mendapatkan hadiah atau door prize berupa tumbler dan gantungan kunci,” katanya.

Seusai dari SD Muhammadiyah, Tim KAI Bandung dan Jawa Pos Radar Jember mendatangi MTS Negeri 2 Bondowoso. Mereka disambut hangat oleh Kepala MTs Negeri 2 Bondowoso Zaeni dan para guru. Bahkan, siswa-siswi MTs Negeri 2 Bondowoso ikut aktif menjawab kuis dari PT KAI Bondowoso. Bagi yang beruntung, mereka mendapatkan hadiah.

Sementara itu, Reynold Parulian P, dari PT KAI Bandung mengatakan bahwa ada 4 stasiun yang menjadi museum. Antara lain stasiun KA Bondowoso atau Rail and Train Museum, Lawang Sewu Semarang, Stasiun Kereta Sawah Luntoh Padang, dan Stasiun Kereta Api di Jawa Barat. ”Keempat stasiun itu menjadi museum yang ramai dikunjungi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Reynold juga menjelaskan sejarah perkeretaapian di Indonesia. ”Saat ini, banyak warga yang senang naik kereta api, karena kereta api di Indonesia bagus,” katanya.

Reporter : Gugah Eko Saputro

Fotografer : Adi Faizin

Editor : Hafid Asnan