Tampilkan Tari Kreasi Baru di Malam Puncak Ambulu Pandhalungan Spektakuler

Enys Kartika for Radar Jember SERBA SPESIAL: Karya baru milik sanggar Kartika Budaya Ambulu akan ditampilkan dalam Ambulu Pandhalungan Spektakuler (APS), Sabtu 21 Juli ini.

IKLAN

AMBULU – Gelaran malam puncak Ambulu Pandhalungan Spektakuler (APS) yang digelar Jawa Pos Radar Jember pada Sabtu (21/7) dipastikan akan menjadi suguhan istimewa. Salah satunya ada kreasi baru dari Sanggar Kartika Budaya Ambulu.

“Nama karya terbaru dari Kartika Budaya judulnya Kembang Pesisir,” terang Enys Kartika, pendiri Sanggar Kartika Budaya Ambulu yang juga koordinator talent dalam acara ini. Menurut Enys, karya ini benar-benar baru, dan akan ditampilkan secara spesial kepada pengunjung APS pada malam puncak nanti.

Dirinya menyatakan, karya ini sangat spesial karena benar-benar menggambarkan masyarakat Jember dengan budaya Pandhalungannya. Di dalamnya akan memuat tentang semua mata pencaharian masyarakat Jember. Mulai dari yang petani, hingga ke pegunungan, perkebunan, dan masyarakat pinggir pantai dan laut.

“Jadi, lengkap menggambarkan masyarakat Jember,” jelas Enys. Dengan demikian, dalam karya tari terbaru tersebut, bisa dilihat tentang karakteristik masyarakat Jember secara umum. Tentu akan menjadi suguhan yang menarik bagi masyarakat yang nantinya hadir dalam malam puncak APS.

Apalagi, karya ini sebelumnya belum ditampilkan di banyak tempat. “Ini baru di-launching atau diresmikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” Jelas Enys. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi APS karena mendapatkan suguhan spesial karya terbaru dari Kartika Budaya Ambulu.

Bukan hanya dari Kartika Budaya saja, dalam APS nanti akan ditampilkan banyak kebudayaan. Sudah ada ratusan talent seni budaya yang siap tampil memeriahkan acara yang digagas oleh Jawa Pos Radar Jember ini. “Jadi, karena banyaknya talent yang siap tampil, makanya kami bagi menjadi dua,” jelasnya.

Untuk siang hari, nantinya akan diisi dengan Reog Singo Muncul Pontang dan Jaranan Pontang. Diprediksi ada sekitar 100 talent yang akan tampil pada siang hari ini. Di malam hari akan diisi oleh Patrol dari Andongsari serta kesenian seni Reog dari SMPN 1 Ambulu.

Menariknya, dalam gelaran ini, diakuinya bukan hanya monopoli pelaku seni saja. Namun, juga akan dimeriahkan oleh para Sahabat Difabel dan Pelawak Jember. Dengan demikian, diharapkan acara APS ini benar-benar bisa menggebrak pertunjukan seni yang pernah ada di Jember.

Tentu saja, kegiatan ini akan semakin meriah karena sebelumnya juga belasan usaha mikro, kecil dan menengah di Ambulu akan siap untuk memeriahkan suasana. Mereka mengaku bahwa UMKM sangat antusias untuk bisa memberikan dukungan penuh guna memeriahkan kegiatan tersebut. Mereka bukan hanya ingin berpartisipasi dalam bazar saja, namun juga siap untuk membantu menyukseskan acara tersebut.

Sementara itu, Yerri Aji, ketua panitia kegiatan Ambulu Pandhalungan Spektakuler menuturkan, festival yang malam puncaknya diadakan pada 21 Juli 2018 ini diyakini akan berbeda dengan kegiatan festival lainnya. “Kami akan membuat konsep acara seni yang berkualitas,” ucap Yerri.

Dalam kegiatan itu, suguhan utamanya yakni Festival Pandhalungan yang akan diikuti oleh ratusan talent dari berbagai sanggar. “Ada kesenian tradisional seperti tari, drama kolosal. Juga ada kesenian Reog yang mau tampil,” jelasnya. Selain itu, dalam kegiatan itu juga ada expo dan pameran produk dari UMKM dan sejumlah pengusaha di Jember.

Juga akan ada kegiatan festival tumpeng yang diikuti oleh puluhan peserta. Serta ada kegiatan senam lansia untuk menghebohkan suasana. Oleh karena itu, akan sangat rugi apabila masyarakat melewatkan kegiatan ini. (ram/c2/hdi)

Reporter :

Fotografer :

Editor :