Polije Dipuji Langsung Presiden Jokowi

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kagum mendengar perkuliahan di Politeknik Negeri Jember (Polije) yang berstandar dan terkoneksi langsung dengan industri. Hal tersebut disampaikan dalam dialog Peresmian Bendungan Bendo, di Ponorogo.

Direktur Polije Saiful Anwar S.Tp.M.P. mengatakan, peresmian bendungan dilakukan bersama empat Politeknik Negeri. Yaitu Politeknik Negeri Madiun, Politeknik Negeri Madura, Politeknik Negeri Malang dan Polije. Saat itulah, Presiden Jokowi memberikan pujian. “Yang bagus itu koneksi dengan industri itu lho, itu yang bagus. Berarti yang mengajar itu para praktisi kan?,” kata Jokowi sambil memastikan kepada Direktur Polije Saiful Anwar.

Mendengar penjelasan keterkaitan antara kampus dan industri tersebut, Presiden Jokowi menilai lebih menjanjikan dan mampu menyiapkan generasi berkualitas sesuai kebutuhan dunia kerja. “Saya kira ke depannya politeknik itu lebih menjanjikan, karena itu tadi, terhubung terkoneksi dengan industri dengan para praktisi, itu yang memudahkan untuk diterima oleh pasar kerja,” ungkap presiden seperti disampaikan Anwar.

Direktur Polije Anwar menyebut, sebagai perguruan tinggi vokasi, Polije menerapkan perkuliahan 70 persen praktikum dan 30 materi. Dengan menggunakan standar industri, Polije menanamkan iklim dan kultur di kampus sesuai kultur industri. Sehingga alumninya memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja atau industri. Polije fokus pada dua jurusan yakni pertanian dan peternakan.

“Jadi memang keberadaan Politeknik secara keseluruhan link and match dengan industri. Yang ngambil kami tentu lebih banyak dari perkebunan, kemudian Puslit koka (pusat literasi kopi dan kakao) kebetulan ada di kabupaten Jember. Kemudian industri Mitratani Dua Tujuh dan beberapa yang lainnya,” jelas Anwar seperti yang disampaikan kepada Presiden Jokowi.

Selain pengoptimalan sistem perkuliahan dengan standar industri, Polije juga memaksimalkan pemerataan akses pendidikan. Kampus yang berpusat di jalan Mastrip, Sumbersari ini juga memiliki cabang di luar daerah seperti kampus 2 Bondowoso, kampus 3 di Nganjuk, dan kampus 4 di Sidoarjo. Dalam waktu dekat juga akan membuka kampus 5 di Situbondo. “Perluasan akses pendidikan bagi kami penting pak Presiden, dan itu tuntutan dari kementerian,” pungkasnya.

 

Jurnalis : Delfi Nihayah
Redaktur : Nur Hariri
Fotografer : Humas Polije
Design : Tri Joko Santoso