alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Berdayakan Pemuda, Kulit Sapi Jadi Tas Cantik

Ada seorang mahasiswa yang fokus meniti karir menjadi pebisnis. Dengan modal Rp 300 ribu, pria ini mampu menyulap kulit sapi menjadi kerajinan yang ciamik hingga menghasilkan banyak cuan.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak kenal lelah. Demikian prinsip yang dilakukan Agung. Pria yang memiliki nama lengkap Agung Dwi Susilo ini telah merasakan asam manisnya dunia kerja hingga bisnis. Berkat kerja kerasnya semasa mahasiswa, saat ini bisa dikatakan sudah mulai membuahkan hasil.

Baca Juga : 10 Alasan Redmi 10C Layak Jadi Smartphone Jagoan Kamu Saat Lebaran

Sekarang Agung memilih bisnis menjadi perajin kulit sapi. Sebenarnya, usaha itu sudah dirintis sejak 2018 setelah Agung bergelut di bisnis jam tangan kayu. Menjelang akhir usahanya tersebut, dia menemukan ide baru untuk berganti ke kerajinan kulit.

Mobile_AP_Rectangle 2

Awalnya, dia merasa ragu untuk menawarkan produknya di masyarakat lokal Jember karena sempat mendapatkan pengalaman buruk. Selain itu, orang-orang masih belum mengenal jauh kualitas produknya. “Kalau saya jual di sini, sering ditawar produknya. Jadi, pangsa pasar saya ya konsumen online,” ujarnya saat ditemui di rumah usahanya, Tegal Besar, kemarin.

Produk kerajinan kulitnya berupa tempat id card, dompet, tas, dan sandal. Dia memasarkan produk itu di marketplace Shopee dan Tokopedia. Selain itu, dia juga banyak mendapatkan pesanan custom dari berbagai instansi seperti bank. Sehari, kata Agung, dia bisa mendapatkan orderan sampai ratusan item. Pekerja yang membersamai bisnisnya ada 8 orang. Lima di antaranya merupakan teman kuliah Agung sendiri.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak kenal lelah. Demikian prinsip yang dilakukan Agung. Pria yang memiliki nama lengkap Agung Dwi Susilo ini telah merasakan asam manisnya dunia kerja hingga bisnis. Berkat kerja kerasnya semasa mahasiswa, saat ini bisa dikatakan sudah mulai membuahkan hasil.

Baca Juga : 10 Alasan Redmi 10C Layak Jadi Smartphone Jagoan Kamu Saat Lebaran

Sekarang Agung memilih bisnis menjadi perajin kulit sapi. Sebenarnya, usaha itu sudah dirintis sejak 2018 setelah Agung bergelut di bisnis jam tangan kayu. Menjelang akhir usahanya tersebut, dia menemukan ide baru untuk berganti ke kerajinan kulit.

Awalnya, dia merasa ragu untuk menawarkan produknya di masyarakat lokal Jember karena sempat mendapatkan pengalaman buruk. Selain itu, orang-orang masih belum mengenal jauh kualitas produknya. “Kalau saya jual di sini, sering ditawar produknya. Jadi, pangsa pasar saya ya konsumen online,” ujarnya saat ditemui di rumah usahanya, Tegal Besar, kemarin.

Produk kerajinan kulitnya berupa tempat id card, dompet, tas, dan sandal. Dia memasarkan produk itu di marketplace Shopee dan Tokopedia. Selain itu, dia juga banyak mendapatkan pesanan custom dari berbagai instansi seperti bank. Sehari, kata Agung, dia bisa mendapatkan orderan sampai ratusan item. Pekerja yang membersamai bisnisnya ada 8 orang. Lima di antaranya merupakan teman kuliah Agung sendiri.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak kenal lelah. Demikian prinsip yang dilakukan Agung. Pria yang memiliki nama lengkap Agung Dwi Susilo ini telah merasakan asam manisnya dunia kerja hingga bisnis. Berkat kerja kerasnya semasa mahasiswa, saat ini bisa dikatakan sudah mulai membuahkan hasil.

Baca Juga : 10 Alasan Redmi 10C Layak Jadi Smartphone Jagoan Kamu Saat Lebaran

Sekarang Agung memilih bisnis menjadi perajin kulit sapi. Sebenarnya, usaha itu sudah dirintis sejak 2018 setelah Agung bergelut di bisnis jam tangan kayu. Menjelang akhir usahanya tersebut, dia menemukan ide baru untuk berganti ke kerajinan kulit.

Awalnya, dia merasa ragu untuk menawarkan produknya di masyarakat lokal Jember karena sempat mendapatkan pengalaman buruk. Selain itu, orang-orang masih belum mengenal jauh kualitas produknya. “Kalau saya jual di sini, sering ditawar produknya. Jadi, pangsa pasar saya ya konsumen online,” ujarnya saat ditemui di rumah usahanya, Tegal Besar, kemarin.

Produk kerajinan kulitnya berupa tempat id card, dompet, tas, dan sandal. Dia memasarkan produk itu di marketplace Shopee dan Tokopedia. Selain itu, dia juga banyak mendapatkan pesanan custom dari berbagai instansi seperti bank. Sehari, kata Agung, dia bisa mendapatkan orderan sampai ratusan item. Pekerja yang membersamai bisnisnya ada 8 orang. Lima di antaranya merupakan teman kuliah Agung sendiri.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/