alexametrics
24.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Tetap Nekat Jualan Walau Pasar Kalisat Tutup

Mobile_AP_Rectangle 1

KALISAT, Radar Jember – Telah diberlakukannya penutupan sementara pada seluruh pasar hewan yang ada di Jember mulai Jumat, 22 Juli, karena penyakit mulut dan kuku (PMK) ternyata banyak tidak diketahui pedagang hewan. Masih banyak pedagang hewan yang berjualan di bahu jalan dekat Pasar Hewan Kalisat.

BACA JUGA : Penjual Bunga Tabur Sepi Pembeli

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, Pasar Hewan Kalisat itu tutup. Di pasar hewan yang dibuka setiap seminggu sekali pada hari Rabu itu ternyata tetap ada aktivitas. Tapi tidak di dalam pasar, melainkan di luar pasar. Hewan ternak yang dijual hanya kambing. Tidak ada sapi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satu pedagang yang tetap berjualan yakni Ahmad Soleh. Dia mengaku tetap berjualan di depan Pasar Kalisat karena tidak mengetahui informasi penutupan pasar. Terlebih, dirinya sudah datang jauh dari Bondowoso, dengan niatan menjual kambing miliknya. “Ya, bagaimana, saya sudah datang jauh-jauh dari Bondowoso. Saya tidak tahu kalau pasar di sini (Kalisat, Red) tutup, karena di Bondowoso pasar hewan tidak tutup. Jadi, saya dan banyak teman dari luar kota datang ke Kalisat,” imbuhnya.

- Advertisement -

KALISAT, Radar Jember – Telah diberlakukannya penutupan sementara pada seluruh pasar hewan yang ada di Jember mulai Jumat, 22 Juli, karena penyakit mulut dan kuku (PMK) ternyata banyak tidak diketahui pedagang hewan. Masih banyak pedagang hewan yang berjualan di bahu jalan dekat Pasar Hewan Kalisat.

BACA JUGA : Penjual Bunga Tabur Sepi Pembeli

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, Pasar Hewan Kalisat itu tutup. Di pasar hewan yang dibuka setiap seminggu sekali pada hari Rabu itu ternyata tetap ada aktivitas. Tapi tidak di dalam pasar, melainkan di luar pasar. Hewan ternak yang dijual hanya kambing. Tidak ada sapi.

Salah satu pedagang yang tetap berjualan yakni Ahmad Soleh. Dia mengaku tetap berjualan di depan Pasar Kalisat karena tidak mengetahui informasi penutupan pasar. Terlebih, dirinya sudah datang jauh dari Bondowoso, dengan niatan menjual kambing miliknya. “Ya, bagaimana, saya sudah datang jauh-jauh dari Bondowoso. Saya tidak tahu kalau pasar di sini (Kalisat, Red) tutup, karena di Bondowoso pasar hewan tidak tutup. Jadi, saya dan banyak teman dari luar kota datang ke Kalisat,” imbuhnya.

KALISAT, Radar Jember – Telah diberlakukannya penutupan sementara pada seluruh pasar hewan yang ada di Jember mulai Jumat, 22 Juli, karena penyakit mulut dan kuku (PMK) ternyata banyak tidak diketahui pedagang hewan. Masih banyak pedagang hewan yang berjualan di bahu jalan dekat Pasar Hewan Kalisat.

BACA JUGA : Penjual Bunga Tabur Sepi Pembeli

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, Pasar Hewan Kalisat itu tutup. Di pasar hewan yang dibuka setiap seminggu sekali pada hari Rabu itu ternyata tetap ada aktivitas. Tapi tidak di dalam pasar, melainkan di luar pasar. Hewan ternak yang dijual hanya kambing. Tidak ada sapi.

Salah satu pedagang yang tetap berjualan yakni Ahmad Soleh. Dia mengaku tetap berjualan di depan Pasar Kalisat karena tidak mengetahui informasi penutupan pasar. Terlebih, dirinya sudah datang jauh dari Bondowoso, dengan niatan menjual kambing miliknya. “Ya, bagaimana, saya sudah datang jauh-jauh dari Bondowoso. Saya tidak tahu kalau pasar di sini (Kalisat, Red) tutup, karena di Bondowoso pasar hewan tidak tutup. Jadi, saya dan banyak teman dari luar kota datang ke Kalisat,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/