alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Bisnis Bunga Mawar Cukup Menguntungkan

Mobile_AP_Rectangle 1

Dia menuturkan, sehari sebelumnya, tepat pada tanggal 26 Maret, bunga yang dijualnya laris manis. Dirinya mengaku, ada 70 lebih bungkusan bunga yang laku. Pada hari tersebut, harga masih senilai Rp 40 ribu. Artinya, penjual bunga mawar ini mampu mengantongi omzet bunga sebesar Rp 2,8 juta dalam sehari. Hasan mengatakan, di hari itu banyak warga nonmuslim yang membelinya. “Mereka membeli rata-rata borongan,” paparnya.

Penjualan bunga mawar miliknya tidak hanya melalui eceran di pinggir jalan. Namun, banyak para tengkulak datang menemuinya, baik di tempatnya jualan ataupun di rumahnya. Sementara itu, banyak pula para tengkulak yang mendatangi tempat jualannya. Hasan mengatakan, tengkulak tersebut dari Lumajang atau Bondowoso. “Mereka tidak tahu rumahku, akhirnya ngambil di sini,” imbuhnya.

Perubahan harga bunga mawar ini juga cukup drastis. Satu hari sebelumnya, ia menjual bunga dengan harga Rp 40.000, hari ini mengalami peningkatan. “Sekarang sudah naik Rp 20 ribu,” cetusnya. Selain itu, Hasan menyebut pembeli juga banyak saat orang hendak ziarah kubur pada malam Jumat Legi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hasan menyampaikan, bunga yang dijualnya saat ini mampu bertahan hingga tiga hari. Menurutnya, itu adalah waktu yang cepat. Sebab, saat ini berada pada musim hujan. “Saat musim kemarau, bunga lebih tahan lama, bisa sampai 5 hari,” pungkasnya.

 

Jurnalis : mg5
Fotografer : mg5
Redaktur : Nur Hariri

- Advertisement -

Dia menuturkan, sehari sebelumnya, tepat pada tanggal 26 Maret, bunga yang dijualnya laris manis. Dirinya mengaku, ada 70 lebih bungkusan bunga yang laku. Pada hari tersebut, harga masih senilai Rp 40 ribu. Artinya, penjual bunga mawar ini mampu mengantongi omzet bunga sebesar Rp 2,8 juta dalam sehari. Hasan mengatakan, di hari itu banyak warga nonmuslim yang membelinya. “Mereka membeli rata-rata borongan,” paparnya.

Penjualan bunga mawar miliknya tidak hanya melalui eceran di pinggir jalan. Namun, banyak para tengkulak datang menemuinya, baik di tempatnya jualan ataupun di rumahnya. Sementara itu, banyak pula para tengkulak yang mendatangi tempat jualannya. Hasan mengatakan, tengkulak tersebut dari Lumajang atau Bondowoso. “Mereka tidak tahu rumahku, akhirnya ngambil di sini,” imbuhnya.

Perubahan harga bunga mawar ini juga cukup drastis. Satu hari sebelumnya, ia menjual bunga dengan harga Rp 40.000, hari ini mengalami peningkatan. “Sekarang sudah naik Rp 20 ribu,” cetusnya. Selain itu, Hasan menyebut pembeli juga banyak saat orang hendak ziarah kubur pada malam Jumat Legi.

Hasan menyampaikan, bunga yang dijualnya saat ini mampu bertahan hingga tiga hari. Menurutnya, itu adalah waktu yang cepat. Sebab, saat ini berada pada musim hujan. “Saat musim kemarau, bunga lebih tahan lama, bisa sampai 5 hari,” pungkasnya.

 

Jurnalis : mg5
Fotografer : mg5
Redaktur : Nur Hariri

Dia menuturkan, sehari sebelumnya, tepat pada tanggal 26 Maret, bunga yang dijualnya laris manis. Dirinya mengaku, ada 70 lebih bungkusan bunga yang laku. Pada hari tersebut, harga masih senilai Rp 40 ribu. Artinya, penjual bunga mawar ini mampu mengantongi omzet bunga sebesar Rp 2,8 juta dalam sehari. Hasan mengatakan, di hari itu banyak warga nonmuslim yang membelinya. “Mereka membeli rata-rata borongan,” paparnya.

Penjualan bunga mawar miliknya tidak hanya melalui eceran di pinggir jalan. Namun, banyak para tengkulak datang menemuinya, baik di tempatnya jualan ataupun di rumahnya. Sementara itu, banyak pula para tengkulak yang mendatangi tempat jualannya. Hasan mengatakan, tengkulak tersebut dari Lumajang atau Bondowoso. “Mereka tidak tahu rumahku, akhirnya ngambil di sini,” imbuhnya.

Perubahan harga bunga mawar ini juga cukup drastis. Satu hari sebelumnya, ia menjual bunga dengan harga Rp 40.000, hari ini mengalami peningkatan. “Sekarang sudah naik Rp 20 ribu,” cetusnya. Selain itu, Hasan menyebut pembeli juga banyak saat orang hendak ziarah kubur pada malam Jumat Legi.

Hasan menyampaikan, bunga yang dijualnya saat ini mampu bertahan hingga tiga hari. Menurutnya, itu adalah waktu yang cepat. Sebab, saat ini berada pada musim hujan. “Saat musim kemarau, bunga lebih tahan lama, bisa sampai 5 hari,” pungkasnya.

 

Jurnalis : mg5
Fotografer : mg5
Redaktur : Nur Hariri

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/