alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Sinergi Jaminan Sosial Kenegakerjaan Bersama LMDH

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO RADARJEMBER.ID– Manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang dirasakan nyata, semakin mendapat tempat di hari rakyat. Salah satunya di Perum Perhutani KPH Bondowoso. Awalnya hanya para pegawai saja, namun saat ini mulai merambah kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se Bondowoso.

BPJS Ketenagakerjaan KCP Bondowoso, melakukan sinergi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bersama LMDH di wisata hutan Tasnan, Grujugan, kemarin (27/7). Para pengurus LMDH se Bondowoso, menyaksikan bentuk sinergi tersebut. Mereka menyambut baik, karena dengan iuran yang terjangkau, manfaat yang didapat sangat luar biasa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPJS KCB Bondowoso Sasongko Adji, Asisten I Pemkab Agung Tri Handono, Wakil ADM Perhutani Agus Nana dan para pejabat Perhutani KPH Bondowoso serta pengurus LMDH se Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menterahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga Alm Nawari yang merupakan pegawai Perhutani Bondowoso. Keluarga ini menerima Rp 40.728.275 atas keikutsertaan Alm Nawari pada program Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP). Selain manfaat tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan beasiswa kepada anak Alm Nawari yang masih SD sebesar Rp 12 juta.

Wakil ADM Perhutani Agus Nana mengungkapkan, manfaat BPJS Ketenagakerjaan sangat banyak. Karenanya selain para pegawai Perhutani, pihaknya meluaskan lagi manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada para anggota LMDH se Bondowoso. Apalagi ketika seseorang dibawah perusahaan, maka jatuhnya iuran lebih kecil. Jika ikut sendirian untuk program Jaminan Kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan kematian (JKM), harus membayar Rp 16.800, namun ketika dikoordinir perusahaan hanya Rp 9.005. “Ini sangat terjangkau, sementara manfaatnya sangat besar,” ujarnya. Di Bondowoso, ada potensi sekitar 8.000 anggota LMDH.

- Advertisement -

BONDOWOSO RADARJEMBER.ID– Manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang dirasakan nyata, semakin mendapat tempat di hari rakyat. Salah satunya di Perum Perhutani KPH Bondowoso. Awalnya hanya para pegawai saja, namun saat ini mulai merambah kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se Bondowoso.

BPJS Ketenagakerjaan KCP Bondowoso, melakukan sinergi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bersama LMDH di wisata hutan Tasnan, Grujugan, kemarin (27/7). Para pengurus LMDH se Bondowoso, menyaksikan bentuk sinergi tersebut. Mereka menyambut baik, karena dengan iuran yang terjangkau, manfaat yang didapat sangat luar biasa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPJS KCB Bondowoso Sasongko Adji, Asisten I Pemkab Agung Tri Handono, Wakil ADM Perhutani Agus Nana dan para pejabat Perhutani KPH Bondowoso serta pengurus LMDH se Bondowoso.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menterahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga Alm Nawari yang merupakan pegawai Perhutani Bondowoso. Keluarga ini menerima Rp 40.728.275 atas keikutsertaan Alm Nawari pada program Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP). Selain manfaat tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan beasiswa kepada anak Alm Nawari yang masih SD sebesar Rp 12 juta.

Wakil ADM Perhutani Agus Nana mengungkapkan, manfaat BPJS Ketenagakerjaan sangat banyak. Karenanya selain para pegawai Perhutani, pihaknya meluaskan lagi manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada para anggota LMDH se Bondowoso. Apalagi ketika seseorang dibawah perusahaan, maka jatuhnya iuran lebih kecil. Jika ikut sendirian untuk program Jaminan Kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan kematian (JKM), harus membayar Rp 16.800, namun ketika dikoordinir perusahaan hanya Rp 9.005. “Ini sangat terjangkau, sementara manfaatnya sangat besar,” ujarnya. Di Bondowoso, ada potensi sekitar 8.000 anggota LMDH.

BONDOWOSO RADARJEMBER.ID– Manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang dirasakan nyata, semakin mendapat tempat di hari rakyat. Salah satunya di Perum Perhutani KPH Bondowoso. Awalnya hanya para pegawai saja, namun saat ini mulai merambah kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se Bondowoso.

BPJS Ketenagakerjaan KCP Bondowoso, melakukan sinergi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bersama LMDH di wisata hutan Tasnan, Grujugan, kemarin (27/7). Para pengurus LMDH se Bondowoso, menyaksikan bentuk sinergi tersebut. Mereka menyambut baik, karena dengan iuran yang terjangkau, manfaat yang didapat sangat luar biasa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPJS KCB Bondowoso Sasongko Adji, Asisten I Pemkab Agung Tri Handono, Wakil ADM Perhutani Agus Nana dan para pejabat Perhutani KPH Bondowoso serta pengurus LMDH se Bondowoso.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menterahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga Alm Nawari yang merupakan pegawai Perhutani Bondowoso. Keluarga ini menerima Rp 40.728.275 atas keikutsertaan Alm Nawari pada program Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP). Selain manfaat tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan beasiswa kepada anak Alm Nawari yang masih SD sebesar Rp 12 juta.

Wakil ADM Perhutani Agus Nana mengungkapkan, manfaat BPJS Ketenagakerjaan sangat banyak. Karenanya selain para pegawai Perhutani, pihaknya meluaskan lagi manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada para anggota LMDH se Bondowoso. Apalagi ketika seseorang dibawah perusahaan, maka jatuhnya iuran lebih kecil. Jika ikut sendirian untuk program Jaminan Kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan kematian (JKM), harus membayar Rp 16.800, namun ketika dikoordinir perusahaan hanya Rp 9.005. “Ini sangat terjangkau, sementara manfaatnya sangat besar,” ujarnya. Di Bondowoso, ada potensi sekitar 8.000 anggota LMDH.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/