alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Berkah Porprov Jatim Di Jember, Sopir Angkot Panen Orderan

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, Radar Jember – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII di Kabupaten Jember, Jawa Timur, membawa berkah. Bukan hanya bagi para pelaku UMKM, pedagang kaki lima (PKL), dan penduduk sekitar Jember Sport Garden (JSG) saja, tapi juga para sopir angkutan kota (angkot) atau lebih dikenal kleting kuning.

BACA JUGA : Beraksi di Tujuh Kecamatan, Dua Pelaku Curanmor di Jember Tertangkap

Sebab, sebelum ada perhelatan Porprov Jatim VII yang digelar dua tahunan ini, armada angkot yang sudah dikandangkan atau jarang mencari penumpang. Hal itu lantaran sepi penumpang dan sudah dijauhi oleh masyarakat Jember seiring perkembangan zaman. Namun, setelah ajang pekan olahraga provinsi itu digelar, kembali banyak yang memanfaatkan angkot sebagai sarana transportasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seperti yang disampaikan Rohadi dan Suyitno, keduanya asal Jalan Arowana, Lingkungan Gebang Waru, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates. Mereka mengaku mendapat berkah di balik perhelatan Porprov VII tersebut. Sebab, dengan diadakannya Porprov VII di Jember sebagai tuan rumahnya, para sopir juga kebagian efek positifnya.

“Selama Porprov ini teman-teman sesama sopir lain juga bisa kerja. Seperti saat waktu latihan menari, banyak sekolah yang menyewa angkutan untuk mengantar siswanya latihan,” ujar Suyitno.

Dia mengaku, dalam sehari armadanya disewa Rp 150 ribu untuk pulang pergi. Nilai itu sudah bersih, karena makan dan minum sudah disiapkan. “Alhamdulillah, dengan Porprov ini para sopir juga kebagian berkahnya. Kalau sebelumnya, dalam sehari biasanya hanya dapat penumpang empat sampai lima orang saja,” ungkapnya.

- Advertisement -

KALIWATES, Radar Jember – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII di Kabupaten Jember, Jawa Timur, membawa berkah. Bukan hanya bagi para pelaku UMKM, pedagang kaki lima (PKL), dan penduduk sekitar Jember Sport Garden (JSG) saja, tapi juga para sopir angkutan kota (angkot) atau lebih dikenal kleting kuning.

BACA JUGA : Beraksi di Tujuh Kecamatan, Dua Pelaku Curanmor di Jember Tertangkap

Sebab, sebelum ada perhelatan Porprov Jatim VII yang digelar dua tahunan ini, armada angkot yang sudah dikandangkan atau jarang mencari penumpang. Hal itu lantaran sepi penumpang dan sudah dijauhi oleh masyarakat Jember seiring perkembangan zaman. Namun, setelah ajang pekan olahraga provinsi itu digelar, kembali banyak yang memanfaatkan angkot sebagai sarana transportasi.

Seperti yang disampaikan Rohadi dan Suyitno, keduanya asal Jalan Arowana, Lingkungan Gebang Waru, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates. Mereka mengaku mendapat berkah di balik perhelatan Porprov VII tersebut. Sebab, dengan diadakannya Porprov VII di Jember sebagai tuan rumahnya, para sopir juga kebagian efek positifnya.

“Selama Porprov ini teman-teman sesama sopir lain juga bisa kerja. Seperti saat waktu latihan menari, banyak sekolah yang menyewa angkutan untuk mengantar siswanya latihan,” ujar Suyitno.

Dia mengaku, dalam sehari armadanya disewa Rp 150 ribu untuk pulang pergi. Nilai itu sudah bersih, karena makan dan minum sudah disiapkan. “Alhamdulillah, dengan Porprov ini para sopir juga kebagian berkahnya. Kalau sebelumnya, dalam sehari biasanya hanya dapat penumpang empat sampai lima orang saja,” ungkapnya.

KALIWATES, Radar Jember – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII di Kabupaten Jember, Jawa Timur, membawa berkah. Bukan hanya bagi para pelaku UMKM, pedagang kaki lima (PKL), dan penduduk sekitar Jember Sport Garden (JSG) saja, tapi juga para sopir angkutan kota (angkot) atau lebih dikenal kleting kuning.

BACA JUGA : Beraksi di Tujuh Kecamatan, Dua Pelaku Curanmor di Jember Tertangkap

Sebab, sebelum ada perhelatan Porprov Jatim VII yang digelar dua tahunan ini, armada angkot yang sudah dikandangkan atau jarang mencari penumpang. Hal itu lantaran sepi penumpang dan sudah dijauhi oleh masyarakat Jember seiring perkembangan zaman. Namun, setelah ajang pekan olahraga provinsi itu digelar, kembali banyak yang memanfaatkan angkot sebagai sarana transportasi.

Seperti yang disampaikan Rohadi dan Suyitno, keduanya asal Jalan Arowana, Lingkungan Gebang Waru, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates. Mereka mengaku mendapat berkah di balik perhelatan Porprov VII tersebut. Sebab, dengan diadakannya Porprov VII di Jember sebagai tuan rumahnya, para sopir juga kebagian efek positifnya.

“Selama Porprov ini teman-teman sesama sopir lain juga bisa kerja. Seperti saat waktu latihan menari, banyak sekolah yang menyewa angkutan untuk mengantar siswanya latihan,” ujar Suyitno.

Dia mengaku, dalam sehari armadanya disewa Rp 150 ribu untuk pulang pergi. Nilai itu sudah bersih, karena makan dan minum sudah disiapkan. “Alhamdulillah, dengan Porprov ini para sopir juga kebagian berkahnya. Kalau sebelumnya, dalam sehari biasanya hanya dapat penumpang empat sampai lima orang saja,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/