alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Ahmad Adam Syaifudin Pilih Buka Usaha Angkringan

Mobile_AP_Rectangle 1

TULUNGAGUNG,RADARJEMBER.ID-Keberuntungan berpihak kepada Ahmad Adam Syaifudin, setelah utus kontrak kerja akibat pandemi, tidak membuat Ahmad Adam Syaifudin mengganggur. Pemuda ganteng tersebut lebih memilih membuka usaha angkringan, usaha ini sudah terpikir dalam benak lelaki itu semenjak masih menjadi pegawai di salah satu perusahaan finance di Tulungagung.

BACA JUGA : Saiful Rijal Diarak Keliling, Berjanji Akan Membina Bibit Atlet Baru

Setelah keluar menjadi pegawai, Adam pun melangkah menjalankan usaha angkringan dan diberi nama Angkringan Manut. Ia memapaparkan , ingin membuka usaha angkringan tapi masih bekerja di perusahaan.Berhubung di masa pandemi perusahaan tidak memperpanjang kontrak, setelah bekerja selama dua tahun ia kemudian keluar, ssetelah baru fokus untulmelengkapi perlengkapan angkringan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Belum berhenti di situ, tantangan berikut dia rasakan adalah saat ada kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) menjadi kendala cukup berarti bagi Adam.Orang terbiasa datang ke angkringan mulai pukul 20.00 malam, sedangkan PPKM mengharuskan seluruh kegiatan atau usaha wajib berhenti pukul 20.00 malam. Tentu hal ini pun menjadikan Adam kelabakan,untuk melawan PPKM tentu lah hal itu tidaklah mungkin.

- Advertisement -

TULUNGAGUNG,RADARJEMBER.ID-Keberuntungan berpihak kepada Ahmad Adam Syaifudin, setelah utus kontrak kerja akibat pandemi, tidak membuat Ahmad Adam Syaifudin mengganggur. Pemuda ganteng tersebut lebih memilih membuka usaha angkringan, usaha ini sudah terpikir dalam benak lelaki itu semenjak masih menjadi pegawai di salah satu perusahaan finance di Tulungagung.

BACA JUGA : Saiful Rijal Diarak Keliling, Berjanji Akan Membina Bibit Atlet Baru

Setelah keluar menjadi pegawai, Adam pun melangkah menjalankan usaha angkringan dan diberi nama Angkringan Manut. Ia memapaparkan , ingin membuka usaha angkringan tapi masih bekerja di perusahaan.Berhubung di masa pandemi perusahaan tidak memperpanjang kontrak, setelah bekerja selama dua tahun ia kemudian keluar, ssetelah baru fokus untulmelengkapi perlengkapan angkringan.

Belum berhenti di situ, tantangan berikut dia rasakan adalah saat ada kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) menjadi kendala cukup berarti bagi Adam.Orang terbiasa datang ke angkringan mulai pukul 20.00 malam, sedangkan PPKM mengharuskan seluruh kegiatan atau usaha wajib berhenti pukul 20.00 malam. Tentu hal ini pun menjadikan Adam kelabakan,untuk melawan PPKM tentu lah hal itu tidaklah mungkin.

TULUNGAGUNG,RADARJEMBER.ID-Keberuntungan berpihak kepada Ahmad Adam Syaifudin, setelah utus kontrak kerja akibat pandemi, tidak membuat Ahmad Adam Syaifudin mengganggur. Pemuda ganteng tersebut lebih memilih membuka usaha angkringan, usaha ini sudah terpikir dalam benak lelaki itu semenjak masih menjadi pegawai di salah satu perusahaan finance di Tulungagung.

BACA JUGA : Saiful Rijal Diarak Keliling, Berjanji Akan Membina Bibit Atlet Baru

Setelah keluar menjadi pegawai, Adam pun melangkah menjalankan usaha angkringan dan diberi nama Angkringan Manut. Ia memapaparkan , ingin membuka usaha angkringan tapi masih bekerja di perusahaan.Berhubung di masa pandemi perusahaan tidak memperpanjang kontrak, setelah bekerja selama dua tahun ia kemudian keluar, ssetelah baru fokus untulmelengkapi perlengkapan angkringan.

Belum berhenti di situ, tantangan berikut dia rasakan adalah saat ada kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) menjadi kendala cukup berarti bagi Adam.Orang terbiasa datang ke angkringan mulai pukul 20.00 malam, sedangkan PPKM mengharuskan seluruh kegiatan atau usaha wajib berhenti pukul 20.00 malam. Tentu hal ini pun menjadikan Adam kelabakan,untuk melawan PPKM tentu lah hal itu tidaklah mungkin.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/