alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Petani Bali Gigit Jari Lantaran Gagal Panen Cabai

Mobile_AP_Rectangle 1

KARANGASEM, RADARJEMBER.ID- Lahan seluas delapan hektare dikelola Subak Beten Telabah, Desa Muncan, Kecamatan Selat, ditanami cabai.Namun sayang, para petani merana. Sebab, cabai yang ditanam mengalami gagal panen.

Hal tersebut disebabkan faktor cuaca belakangan ini sering turun hujan di wilayah tersebut.Klian Subak Beten Telabah, Wayan Suwita mengungkapkan, lahan seluas delapan hektare itu ditanami cabai tersebut hampir keseluruhan mengalami gagal panen.

Cabai yang ditanam, ketika ingin dipanen justru busuk. “Setengah-setengah busuknya,” ujar Suwita, Senin (25/7).Kondisi tersebut mulai terjadi sejak umur cabai tiga bulan. Padahal penyemprotan sudah rutin dilakukan oleh lelaki tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tapi gagal panen tak bisa dihindari.“Saat mulai berbuah sudah disemprot, tapi juga kena. Setiap minggu disemprot,” lanjut pria tersebut.Suwita menambahkan, kondisi seperti ini tidak hanya sekali terjadi disana.

- Advertisement -

KARANGASEM, RADARJEMBER.ID- Lahan seluas delapan hektare dikelola Subak Beten Telabah, Desa Muncan, Kecamatan Selat, ditanami cabai.Namun sayang, para petani merana. Sebab, cabai yang ditanam mengalami gagal panen.

Hal tersebut disebabkan faktor cuaca belakangan ini sering turun hujan di wilayah tersebut.Klian Subak Beten Telabah, Wayan Suwita mengungkapkan, lahan seluas delapan hektare itu ditanami cabai tersebut hampir keseluruhan mengalami gagal panen.

Cabai yang ditanam, ketika ingin dipanen justru busuk. “Setengah-setengah busuknya,” ujar Suwita, Senin (25/7).Kondisi tersebut mulai terjadi sejak umur cabai tiga bulan. Padahal penyemprotan sudah rutin dilakukan oleh lelaki tersebut.

Tapi gagal panen tak bisa dihindari.“Saat mulai berbuah sudah disemprot, tapi juga kena. Setiap minggu disemprot,” lanjut pria tersebut.Suwita menambahkan, kondisi seperti ini tidak hanya sekali terjadi disana.

KARANGASEM, RADARJEMBER.ID- Lahan seluas delapan hektare dikelola Subak Beten Telabah, Desa Muncan, Kecamatan Selat, ditanami cabai.Namun sayang, para petani merana. Sebab, cabai yang ditanam mengalami gagal panen.

Hal tersebut disebabkan faktor cuaca belakangan ini sering turun hujan di wilayah tersebut.Klian Subak Beten Telabah, Wayan Suwita mengungkapkan, lahan seluas delapan hektare itu ditanami cabai tersebut hampir keseluruhan mengalami gagal panen.

Cabai yang ditanam, ketika ingin dipanen justru busuk. “Setengah-setengah busuknya,” ujar Suwita, Senin (25/7).Kondisi tersebut mulai terjadi sejak umur cabai tiga bulan. Padahal penyemprotan sudah rutin dilakukan oleh lelaki tersebut.

Tapi gagal panen tak bisa dihindari.“Saat mulai berbuah sudah disemprot, tapi juga kena. Setiap minggu disemprot,” lanjut pria tersebut.Suwita menambahkan, kondisi seperti ini tidak hanya sekali terjadi disana.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/