alexametrics
23.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Lincah Layani Pembeli Meski Memiliki Satu Kaki

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara Hadi Maryono, ayah Wahyu mengatakan, saat berjualan di hari biasa, anaknya menghabiskan mie sebanyak 5 kilogram. Manakala di Jember ada keramaian seperti JFC, Tajemtra, dan malam pergantian tahun, jumlah mie yang dibutuhkan lebih banyak lagi. Yakni mencapai 10 kilogram.

“Alhamdulilah Wahyu kini bisa mencari uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Walau dirinya difabel, namun memiliki semangat luar biasa dan tidak malu berjualan mie ayam,” tegas mantan sopir ambulans di RS DKT Jember tersebut.

Di hari biasa, dari jerih payahnya menjual mie ayam itu, setiap hari Wahyu mampu memperoleh pendapatan kotor Rp 300.000. Penghasilannya bisa bertambah menjadi Rp 500.000 di hari-hari tertentu.

- Advertisement -

Sementara Hadi Maryono, ayah Wahyu mengatakan, saat berjualan di hari biasa, anaknya menghabiskan mie sebanyak 5 kilogram. Manakala di Jember ada keramaian seperti JFC, Tajemtra, dan malam pergantian tahun, jumlah mie yang dibutuhkan lebih banyak lagi. Yakni mencapai 10 kilogram.

“Alhamdulilah Wahyu kini bisa mencari uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Walau dirinya difabel, namun memiliki semangat luar biasa dan tidak malu berjualan mie ayam,” tegas mantan sopir ambulans di RS DKT Jember tersebut.

Di hari biasa, dari jerih payahnya menjual mie ayam itu, setiap hari Wahyu mampu memperoleh pendapatan kotor Rp 300.000. Penghasilannya bisa bertambah menjadi Rp 500.000 di hari-hari tertentu.

Sementara Hadi Maryono, ayah Wahyu mengatakan, saat berjualan di hari biasa, anaknya menghabiskan mie sebanyak 5 kilogram. Manakala di Jember ada keramaian seperti JFC, Tajemtra, dan malam pergantian tahun, jumlah mie yang dibutuhkan lebih banyak lagi. Yakni mencapai 10 kilogram.

“Alhamdulilah Wahyu kini bisa mencari uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Walau dirinya difabel, namun memiliki semangat luar biasa dan tidak malu berjualan mie ayam,” tegas mantan sopir ambulans di RS DKT Jember tersebut.

Di hari biasa, dari jerih payahnya menjual mie ayam itu, setiap hari Wahyu mampu memperoleh pendapatan kotor Rp 300.000. Penghasilannya bisa bertambah menjadi Rp 500.000 di hari-hari tertentu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/