alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Tren Batu Akik Sudah Redup

Lebih Banyak Layani Servis Batu Akik

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, Radar Jember – Beberapa lapak penjual batu akik di Pasar Tanjung, Minggu (24/7), terlihat sepi pengunjung. Beberapa penjual di antaranya menyibukkan diri menggosok batu yang dijual. Sejak tren batu akik meredup, para penjual di Pasar Tanjung perlahan berkurang. Beberapa memilih profesi lain yang lebih menghasilkan. Sisanya bertahan berjualan batu karena hobi dan tidak ada pilihan.

BACA JUGA : Polres Semarang Belum Pastikan Jenis Kelamin Penemuan Potongan Tubuh

Tren batu akik sempat memuncak beberapa tahun silam. Batu akik sempat diburu banyak pembeli sekitar tahun 2014–2016 lalu. Namun, kini berbalik 180 derajat. Salah satu penjual yang masih setia menjajakan dagangannya adalah Saputro, 35. Dirinya mengaku bahwa tiga tahun ke belakang penjualan batu sedang lesu. Beberapa kawan-kawannya yang dulu juga berjualan memilih beralih pekerjaan. “Kalau dulu batu akik jadi tren dan banyak peminatnya,  banyak yang mencari batu akik,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER LOR, Radar Jember – Beberapa lapak penjual batu akik di Pasar Tanjung, Minggu (24/7), terlihat sepi pengunjung. Beberapa penjual di antaranya menyibukkan diri menggosok batu yang dijual. Sejak tren batu akik meredup, para penjual di Pasar Tanjung perlahan berkurang. Beberapa memilih profesi lain yang lebih menghasilkan. Sisanya bertahan berjualan batu karena hobi dan tidak ada pilihan.

BACA JUGA : Polres Semarang Belum Pastikan Jenis Kelamin Penemuan Potongan Tubuh

Tren batu akik sempat memuncak beberapa tahun silam. Batu akik sempat diburu banyak pembeli sekitar tahun 2014–2016 lalu. Namun, kini berbalik 180 derajat. Salah satu penjual yang masih setia menjajakan dagangannya adalah Saputro, 35. Dirinya mengaku bahwa tiga tahun ke belakang penjualan batu sedang lesu. Beberapa kawan-kawannya yang dulu juga berjualan memilih beralih pekerjaan. “Kalau dulu batu akik jadi tren dan banyak peminatnya,  banyak yang mencari batu akik,” katanya.

JEMBER LOR, Radar Jember – Beberapa lapak penjual batu akik di Pasar Tanjung, Minggu (24/7), terlihat sepi pengunjung. Beberapa penjual di antaranya menyibukkan diri menggosok batu yang dijual. Sejak tren batu akik meredup, para penjual di Pasar Tanjung perlahan berkurang. Beberapa memilih profesi lain yang lebih menghasilkan. Sisanya bertahan berjualan batu karena hobi dan tidak ada pilihan.

BACA JUGA : Polres Semarang Belum Pastikan Jenis Kelamin Penemuan Potongan Tubuh

Tren batu akik sempat memuncak beberapa tahun silam. Batu akik sempat diburu banyak pembeli sekitar tahun 2014–2016 lalu. Namun, kini berbalik 180 derajat. Salah satu penjual yang masih setia menjajakan dagangannya adalah Saputro, 35. Dirinya mengaku bahwa tiga tahun ke belakang penjualan batu sedang lesu. Beberapa kawan-kawannya yang dulu juga berjualan memilih beralih pekerjaan. “Kalau dulu batu akik jadi tren dan banyak peminatnya,  banyak yang mencari batu akik,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/