alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Lapak Sepi Alih Profesi Jadi Asongan

Mobile_AP_Rectangle 1

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Salah seorang PKL Malioboro, Upik Supriyati mengatakan akibat sepi pembeli sebagian pedagang tidak membuka dagangann sama sekali di lapak TM 2.

BACA JUGA : Jim Irsay, Beli Sabuk Juara Muhammad Ali Rp 92,5 Miliar

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, mereka bahkan beralih pekerjaan menjadi pedagang asongan. “Itu nggak buka dagangan sama sekali, mereka memilih ngasong ganti jualan buah, ngasong di tempat-tempat Malioboro.

Mobile_AP_Rectangle 2

Upik menjelaskan pedagang yang mengalami penurunan omzet biasanya berjualan di lokasi yang kurang strategis yang jarang dilintasi oleh pengunjung. Spot itu berada di sisi belakang atau timur dan pinggir TM 2. Jumlah pedagang yang mengalami nasib penurunan omzet.

ni mencakup sekitar 80 persen dari keseluruhan pedagang yang menempati TM 2. Atau sekitar 500-600 pedagang mengalami nasib serupa. “Di timur belakang dan bagian pojok-pojok banyak yang mengeluh tak laku. Hanya yang jualan di muka Alhamdulilah tetap laris,” jelas Upik..

Pada Juni 2022 lalu dalam audiensi PKL bersama pemerintah setempat, pemprov menjanjikan bakal mencarikan solusi dan menangani segala keluhan para pedagang. Terutama soal minimnya omzet yang didapat setelah direlokasi.

“Kemarin terakhir ketemu (audiensi) sekprov katanya pemerintah siap membantu promosi tapi ya sampai sekarang belum ada,” tandas perempuan itu.Pun Upik menyambut baik rekomendasi pansus DPRD Kota Jogja yang bertugas melakukan pengawasan relokasi PKL Malioboro.

- Advertisement -

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Salah seorang PKL Malioboro, Upik Supriyati mengatakan akibat sepi pembeli sebagian pedagang tidak membuka dagangann sama sekali di lapak TM 2.

BACA JUGA : Jim Irsay, Beli Sabuk Juara Muhammad Ali Rp 92,5 Miliar

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, mereka bahkan beralih pekerjaan menjadi pedagang asongan. “Itu nggak buka dagangan sama sekali, mereka memilih ngasong ganti jualan buah, ngasong di tempat-tempat Malioboro.

Upik menjelaskan pedagang yang mengalami penurunan omzet biasanya berjualan di lokasi yang kurang strategis yang jarang dilintasi oleh pengunjung. Spot itu berada di sisi belakang atau timur dan pinggir TM 2. Jumlah pedagang yang mengalami nasib penurunan omzet.

ni mencakup sekitar 80 persen dari keseluruhan pedagang yang menempati TM 2. Atau sekitar 500-600 pedagang mengalami nasib serupa. “Di timur belakang dan bagian pojok-pojok banyak yang mengeluh tak laku. Hanya yang jualan di muka Alhamdulilah tetap laris,” jelas Upik..

Pada Juni 2022 lalu dalam audiensi PKL bersama pemerintah setempat, pemprov menjanjikan bakal mencarikan solusi dan menangani segala keluhan para pedagang. Terutama soal minimnya omzet yang didapat setelah direlokasi.

“Kemarin terakhir ketemu (audiensi) sekprov katanya pemerintah siap membantu promosi tapi ya sampai sekarang belum ada,” tandas perempuan itu.Pun Upik menyambut baik rekomendasi pansus DPRD Kota Jogja yang bertugas melakukan pengawasan relokasi PKL Malioboro.

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Salah seorang PKL Malioboro, Upik Supriyati mengatakan akibat sepi pembeli sebagian pedagang tidak membuka dagangann sama sekali di lapak TM 2.

BACA JUGA : Jim Irsay, Beli Sabuk Juara Muhammad Ali Rp 92,5 Miliar

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, mereka bahkan beralih pekerjaan menjadi pedagang asongan. “Itu nggak buka dagangan sama sekali, mereka memilih ngasong ganti jualan buah, ngasong di tempat-tempat Malioboro.

Upik menjelaskan pedagang yang mengalami penurunan omzet biasanya berjualan di lokasi yang kurang strategis yang jarang dilintasi oleh pengunjung. Spot itu berada di sisi belakang atau timur dan pinggir TM 2. Jumlah pedagang yang mengalami nasib penurunan omzet.

ni mencakup sekitar 80 persen dari keseluruhan pedagang yang menempati TM 2. Atau sekitar 500-600 pedagang mengalami nasib serupa. “Di timur belakang dan bagian pojok-pojok banyak yang mengeluh tak laku. Hanya yang jualan di muka Alhamdulilah tetap laris,” jelas Upik..

Pada Juni 2022 lalu dalam audiensi PKL bersama pemerintah setempat, pemprov menjanjikan bakal mencarikan solusi dan menangani segala keluhan para pedagang. Terutama soal minimnya omzet yang didapat setelah direlokasi.

“Kemarin terakhir ketemu (audiensi) sekprov katanya pemerintah siap membantu promosi tapi ya sampai sekarang belum ada,” tandas perempuan itu.Pun Upik menyambut baik rekomendasi pansus DPRD Kota Jogja yang bertugas melakukan pengawasan relokasi PKL Malioboro.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/