alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Pengembangan Sesuai Kekuatan Anggaran

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi ternyata masih menjadi alasan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember untuk diam di tempat. Upaya dalam mendongkrak potensi pariwisata hanya sebatas renovasi skala kecil di empat tempat yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten (pemkab). Yakni Rembangan, Pantai Watu Ulo, Patemon, dan Kebon Agung.

Baca Juga : Ramai-Ramai Gadaikan Perhiasan Demi Lebaran

Harry Agustriono, Kepala Disparbud Jember, mengatakan, pihaknya memimpin destinasi yang sudah ada. Saat ini, kata Harry, sedang ada proses perbaikan yang dilakukan di empat wisata tersebut. “Rembangan sudah dipoles, wahana dan kolam renangnya dicat ulang. Kami renovasi seoptimal mungkin,” tuturnya, Jumat (22/4).

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, Pantai Watu Ulo akan ditata perlahan, seperti penataan ulang warung-warung yang ada. Ada Patemon yang juga akan dilakukan perawatan dengan pengecatan. “Kebon Agung sedang direnovasi untuk Porprov. Setelah itu, bisa digunakan untuk wisata air,” lanjutnya.

Dalam renovasi ini Disparbud tidak menyiapkan anggaran khusus dari APBD. Tetapi, kata Harry, hanya memakai anggaran yang sudah ada seperti anggaran perawatan. “Dananya kecil-kecilan saja untuk perapian,” terangnya saat ditemui.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi ternyata masih menjadi alasan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember untuk diam di tempat. Upaya dalam mendongkrak potensi pariwisata hanya sebatas renovasi skala kecil di empat tempat yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten (pemkab). Yakni Rembangan, Pantai Watu Ulo, Patemon, dan Kebon Agung.

Baca Juga : Ramai-Ramai Gadaikan Perhiasan Demi Lebaran

Harry Agustriono, Kepala Disparbud Jember, mengatakan, pihaknya memimpin destinasi yang sudah ada. Saat ini, kata Harry, sedang ada proses perbaikan yang dilakukan di empat wisata tersebut. “Rembangan sudah dipoles, wahana dan kolam renangnya dicat ulang. Kami renovasi seoptimal mungkin,” tuturnya, Jumat (22/4).

Selain itu, Pantai Watu Ulo akan ditata perlahan, seperti penataan ulang warung-warung yang ada. Ada Patemon yang juga akan dilakukan perawatan dengan pengecatan. “Kebon Agung sedang direnovasi untuk Porprov. Setelah itu, bisa digunakan untuk wisata air,” lanjutnya.

Dalam renovasi ini Disparbud tidak menyiapkan anggaran khusus dari APBD. Tetapi, kata Harry, hanya memakai anggaran yang sudah ada seperti anggaran perawatan. “Dananya kecil-kecilan saja untuk perapian,” terangnya saat ditemui.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi ternyata masih menjadi alasan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember untuk diam di tempat. Upaya dalam mendongkrak potensi pariwisata hanya sebatas renovasi skala kecil di empat tempat yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten (pemkab). Yakni Rembangan, Pantai Watu Ulo, Patemon, dan Kebon Agung.

Baca Juga : Ramai-Ramai Gadaikan Perhiasan Demi Lebaran

Harry Agustriono, Kepala Disparbud Jember, mengatakan, pihaknya memimpin destinasi yang sudah ada. Saat ini, kata Harry, sedang ada proses perbaikan yang dilakukan di empat wisata tersebut. “Rembangan sudah dipoles, wahana dan kolam renangnya dicat ulang. Kami renovasi seoptimal mungkin,” tuturnya, Jumat (22/4).

Selain itu, Pantai Watu Ulo akan ditata perlahan, seperti penataan ulang warung-warung yang ada. Ada Patemon yang juga akan dilakukan perawatan dengan pengecatan. “Kebon Agung sedang direnovasi untuk Porprov. Setelah itu, bisa digunakan untuk wisata air,” lanjutnya.

Dalam renovasi ini Disparbud tidak menyiapkan anggaran khusus dari APBD. Tetapi, kata Harry, hanya memakai anggaran yang sudah ada seperti anggaran perawatan. “Dananya kecil-kecilan saja untuk perapian,” terangnya saat ditemui.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/