alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Sepi Mahasiswa, Hanya Sisakan Karyawan

Geliat Bisnis Rumah Kos Bertahan dari Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi masih belum berakhir, dan dampaknya terasa hingga hari ini. Hampir seluruh lini bisnis terdampak. Seperti yang dirasakan para pengusaha rumah kos di Jalan Jawa, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.

Lingkungan kampus yang biasanya ramai dipadati mahasiswa itu kini sepi. Hanya segelintir yang masih tinggal di dekat kampus. Hal ini karena perkuliahan yang masih berlangsung secara daring, sehingga mayoritas mahasiswa memilih untuk pulang kampung dan mengikuti perkuliahan dari rumah masing-masing.

Padahal, biasanya penghuni kos di sekitar kawasan itu didominasi oleh kalangan mahasiswa, karyawan, atau pekerja sekitar kota. “Kondisi masih kuliah online. Jadi, wajar mahasiswa banyak yang berada di rumah,” kata Iqbal Fatoni, mahasiswa Universitas Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria asal Banyuwangi ini sempat tinggal di rumah kos di kawasan kampus Lingkungan Tegalboto, namun tidak lama. Sebab, menurutnya, aktivitas kuliah masih bisa dilakukan dari rumah. “Kalau bisa kuliah dari rumah, lumayan ngirit ke biaya kos-kosan,” sambungnya.

Namun, bagi para pengusaha tempat kos, aktivitas perkuliahan mahasiswa dari rumah itu justru membuat bisnis mereka sepi. Didik Susanto, salah seorang pemilik rumah kos di Jalan Jawa, membenarkan hal tersebut. “Biasanya ini kos-kosan saya didominasi mahasiswa dan beberapa karyawan yang kerja di sekitar kota. Tapi, akhir-akhir ini penghuni mahasiswa menurun,” bebernya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi masih belum berakhir, dan dampaknya terasa hingga hari ini. Hampir seluruh lini bisnis terdampak. Seperti yang dirasakan para pengusaha rumah kos di Jalan Jawa, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.

Lingkungan kampus yang biasanya ramai dipadati mahasiswa itu kini sepi. Hanya segelintir yang masih tinggal di dekat kampus. Hal ini karena perkuliahan yang masih berlangsung secara daring, sehingga mayoritas mahasiswa memilih untuk pulang kampung dan mengikuti perkuliahan dari rumah masing-masing.

Padahal, biasanya penghuni kos di sekitar kawasan itu didominasi oleh kalangan mahasiswa, karyawan, atau pekerja sekitar kota. “Kondisi masih kuliah online. Jadi, wajar mahasiswa banyak yang berada di rumah,” kata Iqbal Fatoni, mahasiswa Universitas Jember.

Pria asal Banyuwangi ini sempat tinggal di rumah kos di kawasan kampus Lingkungan Tegalboto, namun tidak lama. Sebab, menurutnya, aktivitas kuliah masih bisa dilakukan dari rumah. “Kalau bisa kuliah dari rumah, lumayan ngirit ke biaya kos-kosan,” sambungnya.

Namun, bagi para pengusaha tempat kos, aktivitas perkuliahan mahasiswa dari rumah itu justru membuat bisnis mereka sepi. Didik Susanto, salah seorang pemilik rumah kos di Jalan Jawa, membenarkan hal tersebut. “Biasanya ini kos-kosan saya didominasi mahasiswa dan beberapa karyawan yang kerja di sekitar kota. Tapi, akhir-akhir ini penghuni mahasiswa menurun,” bebernya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi masih belum berakhir, dan dampaknya terasa hingga hari ini. Hampir seluruh lini bisnis terdampak. Seperti yang dirasakan para pengusaha rumah kos di Jalan Jawa, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.

Lingkungan kampus yang biasanya ramai dipadati mahasiswa itu kini sepi. Hanya segelintir yang masih tinggal di dekat kampus. Hal ini karena perkuliahan yang masih berlangsung secara daring, sehingga mayoritas mahasiswa memilih untuk pulang kampung dan mengikuti perkuliahan dari rumah masing-masing.

Padahal, biasanya penghuni kos di sekitar kawasan itu didominasi oleh kalangan mahasiswa, karyawan, atau pekerja sekitar kota. “Kondisi masih kuliah online. Jadi, wajar mahasiswa banyak yang berada di rumah,” kata Iqbal Fatoni, mahasiswa Universitas Jember.

Pria asal Banyuwangi ini sempat tinggal di rumah kos di kawasan kampus Lingkungan Tegalboto, namun tidak lama. Sebab, menurutnya, aktivitas kuliah masih bisa dilakukan dari rumah. “Kalau bisa kuliah dari rumah, lumayan ngirit ke biaya kos-kosan,” sambungnya.

Namun, bagi para pengusaha tempat kos, aktivitas perkuliahan mahasiswa dari rumah itu justru membuat bisnis mereka sepi. Didik Susanto, salah seorang pemilik rumah kos di Jalan Jawa, membenarkan hal tersebut. “Biasanya ini kos-kosan saya didominasi mahasiswa dan beberapa karyawan yang kerja di sekitar kota. Tapi, akhir-akhir ini penghuni mahasiswa menurun,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/