alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Harga Tomat dan Bawang Merosot

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Harga tomat dan bawang mengalami penurunan sejak lima hari terakhir. Di Pasar Baru Lumajang, tomat merosot sampai 50 persen dari harga normal. Sedangkan, bawang putih dan bawang merah anjlok hingga 7,6 persen.

Anjloknya har-harga barang komoditas pertanian itu tidak lain karena stoknya melimpah. Jumlah komoditas ini di pasar tradisional makin menggunung. Bersamaan dengan itu, juga ada trend menurunnya jumlah pembeli.

Hal tersebut dijelaskan oleh salah seorang pedagang Pasar Baru Lumajang, Fauzi. Pedagang berusia 54 tahun ini menjelaskan bahwa petani hanya dapat menjual tomat langsung ke agen dengan harga Rp 1.500 saja.

Mobile_AP_Rectangle 2

Oleh karena itu, pria kelahiran 1965 ini mengatakan pedagang di pasaran menjual tomat seharga Rp 4.000 perkilo. Berbanding terbalik dengan harga tomat sebelumnya yang mencapai Rp 8.000.

- Advertisement -

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Harga tomat dan bawang mengalami penurunan sejak lima hari terakhir. Di Pasar Baru Lumajang, tomat merosot sampai 50 persen dari harga normal. Sedangkan, bawang putih dan bawang merah anjlok hingga 7,6 persen.

Anjloknya har-harga barang komoditas pertanian itu tidak lain karena stoknya melimpah. Jumlah komoditas ini di pasar tradisional makin menggunung. Bersamaan dengan itu, juga ada trend menurunnya jumlah pembeli.

Hal tersebut dijelaskan oleh salah seorang pedagang Pasar Baru Lumajang, Fauzi. Pedagang berusia 54 tahun ini menjelaskan bahwa petani hanya dapat menjual tomat langsung ke agen dengan harga Rp 1.500 saja.

Oleh karena itu, pria kelahiran 1965 ini mengatakan pedagang di pasaran menjual tomat seharga Rp 4.000 perkilo. Berbanding terbalik dengan harga tomat sebelumnya yang mencapai Rp 8.000.

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Harga tomat dan bawang mengalami penurunan sejak lima hari terakhir. Di Pasar Baru Lumajang, tomat merosot sampai 50 persen dari harga normal. Sedangkan, bawang putih dan bawang merah anjlok hingga 7,6 persen.

Anjloknya har-harga barang komoditas pertanian itu tidak lain karena stoknya melimpah. Jumlah komoditas ini di pasar tradisional makin menggunung. Bersamaan dengan itu, juga ada trend menurunnya jumlah pembeli.

Hal tersebut dijelaskan oleh salah seorang pedagang Pasar Baru Lumajang, Fauzi. Pedagang berusia 54 tahun ini menjelaskan bahwa petani hanya dapat menjual tomat langsung ke agen dengan harga Rp 1.500 saja.

Oleh karena itu, pria kelahiran 1965 ini mengatakan pedagang di pasaran menjual tomat seharga Rp 4.000 perkilo. Berbanding terbalik dengan harga tomat sebelumnya yang mencapai Rp 8.000.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/