22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Kini Pilih Produksi Sangkar Burung

Mobile_AP_Rectangle 1

DAWUHAN MANGLI, Radar Jember –  Desa Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, kini rata-rata warganya memilih menjadi perajin sangkar burung. Tak sedikit UMKM pembuatan sangkar burung di desa tersebut. Bahkan, di setiap rumah, produk sangkar burung berjajar rapi.

BACA JUGA : Izin Usaha Pertambangan Gunung Sadeng Jember Diobral

Seperti yang dilakukan Yuana, salah seorang pembuat sangkar burung di rumahnya. Yuana sudah mulai merintis produksi sangkar burung sejak sembilan tahun lalu. “Sekarang saya sudah mampu memproduksi 50-an sangkar burung setiap minggunya,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebelum menekuni usaha sangkar burung, kebanyakan warga di Desa Dawuhan Mangli, termasuk Yuana, menjadi petani. Namun, kini mereka banting setir menjadi perajin sangkar burung. “Kami memilih produksi sangkar burung ini karena keuntungannya lumayan,” imbuhnya.

Produk Yuana dipatok harga cukup terjangkau. Mulai dari Rp 13 ribu hingga Rp 20 ribu per sangkar burung. Harga tersebut bisa naik bila ada pesanan gambar atau motif cukup rumit dari calon pembeli.

“Tiap pekan, alhamdulillah, terus laku. Sudah ada pembeli langganan. Jadi, keuntungannya cukup lumayan,” pungkasnya. (mg4/c2/bud)

- Advertisement -

DAWUHAN MANGLI, Radar Jember –  Desa Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, kini rata-rata warganya memilih menjadi perajin sangkar burung. Tak sedikit UMKM pembuatan sangkar burung di desa tersebut. Bahkan, di setiap rumah, produk sangkar burung berjajar rapi.

BACA JUGA : Izin Usaha Pertambangan Gunung Sadeng Jember Diobral

Seperti yang dilakukan Yuana, salah seorang pembuat sangkar burung di rumahnya. Yuana sudah mulai merintis produksi sangkar burung sejak sembilan tahun lalu. “Sekarang saya sudah mampu memproduksi 50-an sangkar burung setiap minggunya,” bebernya.

Sebelum menekuni usaha sangkar burung, kebanyakan warga di Desa Dawuhan Mangli, termasuk Yuana, menjadi petani. Namun, kini mereka banting setir menjadi perajin sangkar burung. “Kami memilih produksi sangkar burung ini karena keuntungannya lumayan,” imbuhnya.

Produk Yuana dipatok harga cukup terjangkau. Mulai dari Rp 13 ribu hingga Rp 20 ribu per sangkar burung. Harga tersebut bisa naik bila ada pesanan gambar atau motif cukup rumit dari calon pembeli.

“Tiap pekan, alhamdulillah, terus laku. Sudah ada pembeli langganan. Jadi, keuntungannya cukup lumayan,” pungkasnya. (mg4/c2/bud)

DAWUHAN MANGLI, Radar Jember –  Desa Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, kini rata-rata warganya memilih menjadi perajin sangkar burung. Tak sedikit UMKM pembuatan sangkar burung di desa tersebut. Bahkan, di setiap rumah, produk sangkar burung berjajar rapi.

BACA JUGA : Izin Usaha Pertambangan Gunung Sadeng Jember Diobral

Seperti yang dilakukan Yuana, salah seorang pembuat sangkar burung di rumahnya. Yuana sudah mulai merintis produksi sangkar burung sejak sembilan tahun lalu. “Sekarang saya sudah mampu memproduksi 50-an sangkar burung setiap minggunya,” bebernya.

Sebelum menekuni usaha sangkar burung, kebanyakan warga di Desa Dawuhan Mangli, termasuk Yuana, menjadi petani. Namun, kini mereka banting setir menjadi perajin sangkar burung. “Kami memilih produksi sangkar burung ini karena keuntungannya lumayan,” imbuhnya.

Produk Yuana dipatok harga cukup terjangkau. Mulai dari Rp 13 ribu hingga Rp 20 ribu per sangkar burung. Harga tersebut bisa naik bila ada pesanan gambar atau motif cukup rumit dari calon pembeli.

“Tiap pekan, alhamdulillah, terus laku. Sudah ada pembeli langganan. Jadi, keuntungannya cukup lumayan,” pungkasnya. (mg4/c2/bud)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca