alexametrics
23.2 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Korban Migor Oplosan Sempat Diberi Uang Ganti Rugi

Mobile_AP_Rectangle 1

LAMONGAN, RADARJEMBER.ID- Sidang kasus penipuan minyak goreng (migor) kali kedua digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lamongan. Kemarin (21/6), sidang masuk ke tahap penggalian keterangan saksi korban, Siti Fatimah.

BACA JUGA : Promosi Produk UMKM AS Lebih Mudah dengan Fitur Baru Twitter
‘’Minyak goreng saya diganti air,” kata Siti saat ditanya salah satu hakim anggota, Satriany Alwi.Dia mengaku belum pernah bertemu terdakwa Alvi Na’im sebelum keduanya bertransaksi di Pasar Agrobis Babat.

“Saya kenalnya dari teman saya. Saya baru ketemu saat itu, menawarkan migor ada dua orang di pasar,” cerita Siti sehari-hari berjualan tahu di pasar tersebut.‘’Saya ditawarkan minyak seharga 14.600 per kilo. Total saya membeli 120 kg,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Siti kemudian menjelaskan kandungan minyak yang dibelinya. ‘’Bagaimana ibu tahu kalau isinya air?” tanya Satriany.“Jadi jeriken langsung saya bawa pulang, kemudian di rumah ada tetangga ingin membeli minyak.

- Advertisement -

LAMONGAN, RADARJEMBER.ID- Sidang kasus penipuan minyak goreng (migor) kali kedua digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lamongan. Kemarin (21/6), sidang masuk ke tahap penggalian keterangan saksi korban, Siti Fatimah.

BACA JUGA : Promosi Produk UMKM AS Lebih Mudah dengan Fitur Baru Twitter
‘’Minyak goreng saya diganti air,” kata Siti saat ditanya salah satu hakim anggota, Satriany Alwi.Dia mengaku belum pernah bertemu terdakwa Alvi Na’im sebelum keduanya bertransaksi di Pasar Agrobis Babat.

“Saya kenalnya dari teman saya. Saya baru ketemu saat itu, menawarkan migor ada dua orang di pasar,” cerita Siti sehari-hari berjualan tahu di pasar tersebut.‘’Saya ditawarkan minyak seharga 14.600 per kilo. Total saya membeli 120 kg,” lanjutnya.

Siti kemudian menjelaskan kandungan minyak yang dibelinya. ‘’Bagaimana ibu tahu kalau isinya air?” tanya Satriany.“Jadi jeriken langsung saya bawa pulang, kemudian di rumah ada tetangga ingin membeli minyak.

LAMONGAN, RADARJEMBER.ID- Sidang kasus penipuan minyak goreng (migor) kali kedua digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lamongan. Kemarin (21/6), sidang masuk ke tahap penggalian keterangan saksi korban, Siti Fatimah.

BACA JUGA : Promosi Produk UMKM AS Lebih Mudah dengan Fitur Baru Twitter
‘’Minyak goreng saya diganti air,” kata Siti saat ditanya salah satu hakim anggota, Satriany Alwi.Dia mengaku belum pernah bertemu terdakwa Alvi Na’im sebelum keduanya bertransaksi di Pasar Agrobis Babat.

“Saya kenalnya dari teman saya. Saya baru ketemu saat itu, menawarkan migor ada dua orang di pasar,” cerita Siti sehari-hari berjualan tahu di pasar tersebut.‘’Saya ditawarkan minyak seharga 14.600 per kilo. Total saya membeli 120 kg,” lanjutnya.

Siti kemudian menjelaskan kandungan minyak yang dibelinya. ‘’Bagaimana ibu tahu kalau isinya air?” tanya Satriany.“Jadi jeriken langsung saya bawa pulang, kemudian di rumah ada tetangga ingin membeli minyak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Malang-Bojonegoro Adu Jotos

Kontingen Dilepas Paling Akhir

Tampil Memukau di Babak Final

/