alexametrics
23.2 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Kopi Rasa Buah Jadi Andalan Wonogiri

Mobile_AP_Rectangle 1

WONOGIRI, RADARJEMBER.ID- Gabungan kelompok tani (Gapoktan) Segar di Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, memproduksi kopi berlabel Kopi Ndorog.

BACA JUGA : Sapi Perlu Dijemur Mirip Orang Terkena Covid JOGJAKARTA

Tercatat 130 petani lokal turut dilibatkan dalam proses produksi Kopi Ndorog tersebut, kopi tersebut memang memiliki rasa khas karena ada rasa buah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal itu seperti dikatakan oleh Sularti, Sekretaris Gapoktan Segar, Kopi Ndorog merupakan produk UMKM kopi asli dari Wonogiri.Nama Ndorog diambil dari salah satu lahan kopi di Desa Semagar,.biji Kopi Ndorog ditanam di lereng selatan Gunung Lawu pada ketinggian 850-1.200 mdpl.Dengan ketinggian tersebut, Kopi Ndorog lebih memproduksi kopi jenis robusta.

“Kopi Ndorog ini produk milik Gapoktan Segar melalui sistem koperasi, bukan milik perorangan. Brand Kopi Ndorog berdiri sejak 2017, saat itu ada program Desa Berdikari dari Gubernur Jawa Tengah untuk memaksimalkan potensi desa,” kata Sularti saat berada di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri.

Melalui Kopi Ndorog, petani-petani kopi di Desa Semagar diberdayakan. Mereka diberikan pelatihan-pelatihan budi daya kopi.Sebelum ada Kopi Ndorog, para petani tersebut sudah menanam kopi.Hanya, mereka belum tertata dan terkoordinasi dengan baik. Produk kopi mereka pun belum sebaik sekarang.

Dulu para petani kerap menjual hasil panen kopi mentah ke pasar secara langsung. Produk kopi para petani itu dihargai relatif murah. Satu kilogram hanya dihargai Rp17.000. Sementara saat ini kopi mereka bisa dihargai Rp25.000/kg-Rp30.000/kg.Para petani terus diedukasi untuk menciptakan biji kopi yang berkualitas unggul,sehingga kopi mereka dapat dihargai mahal.

- Advertisement -

WONOGIRI, RADARJEMBER.ID- Gabungan kelompok tani (Gapoktan) Segar di Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, memproduksi kopi berlabel Kopi Ndorog.

BACA JUGA : Sapi Perlu Dijemur Mirip Orang Terkena Covid JOGJAKARTA

Tercatat 130 petani lokal turut dilibatkan dalam proses produksi Kopi Ndorog tersebut, kopi tersebut memang memiliki rasa khas karena ada rasa buah.

Hal itu seperti dikatakan oleh Sularti, Sekretaris Gapoktan Segar, Kopi Ndorog merupakan produk UMKM kopi asli dari Wonogiri.Nama Ndorog diambil dari salah satu lahan kopi di Desa Semagar,.biji Kopi Ndorog ditanam di lereng selatan Gunung Lawu pada ketinggian 850-1.200 mdpl.Dengan ketinggian tersebut, Kopi Ndorog lebih memproduksi kopi jenis robusta.

“Kopi Ndorog ini produk milik Gapoktan Segar melalui sistem koperasi, bukan milik perorangan. Brand Kopi Ndorog berdiri sejak 2017, saat itu ada program Desa Berdikari dari Gubernur Jawa Tengah untuk memaksimalkan potensi desa,” kata Sularti saat berada di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri.

Melalui Kopi Ndorog, petani-petani kopi di Desa Semagar diberdayakan. Mereka diberikan pelatihan-pelatihan budi daya kopi.Sebelum ada Kopi Ndorog, para petani tersebut sudah menanam kopi.Hanya, mereka belum tertata dan terkoordinasi dengan baik. Produk kopi mereka pun belum sebaik sekarang.

Dulu para petani kerap menjual hasil panen kopi mentah ke pasar secara langsung. Produk kopi para petani itu dihargai relatif murah. Satu kilogram hanya dihargai Rp17.000. Sementara saat ini kopi mereka bisa dihargai Rp25.000/kg-Rp30.000/kg.Para petani terus diedukasi untuk menciptakan biji kopi yang berkualitas unggul,sehingga kopi mereka dapat dihargai mahal.

WONOGIRI, RADARJEMBER.ID- Gabungan kelompok tani (Gapoktan) Segar di Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, memproduksi kopi berlabel Kopi Ndorog.

BACA JUGA : Sapi Perlu Dijemur Mirip Orang Terkena Covid JOGJAKARTA

Tercatat 130 petani lokal turut dilibatkan dalam proses produksi Kopi Ndorog tersebut, kopi tersebut memang memiliki rasa khas karena ada rasa buah.

Hal itu seperti dikatakan oleh Sularti, Sekretaris Gapoktan Segar, Kopi Ndorog merupakan produk UMKM kopi asli dari Wonogiri.Nama Ndorog diambil dari salah satu lahan kopi di Desa Semagar,.biji Kopi Ndorog ditanam di lereng selatan Gunung Lawu pada ketinggian 850-1.200 mdpl.Dengan ketinggian tersebut, Kopi Ndorog lebih memproduksi kopi jenis robusta.

“Kopi Ndorog ini produk milik Gapoktan Segar melalui sistem koperasi, bukan milik perorangan. Brand Kopi Ndorog berdiri sejak 2017, saat itu ada program Desa Berdikari dari Gubernur Jawa Tengah untuk memaksimalkan potensi desa,” kata Sularti saat berada di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri.

Melalui Kopi Ndorog, petani-petani kopi di Desa Semagar diberdayakan. Mereka diberikan pelatihan-pelatihan budi daya kopi.Sebelum ada Kopi Ndorog, para petani tersebut sudah menanam kopi.Hanya, mereka belum tertata dan terkoordinasi dengan baik. Produk kopi mereka pun belum sebaik sekarang.

Dulu para petani kerap menjual hasil panen kopi mentah ke pasar secara langsung. Produk kopi para petani itu dihargai relatif murah. Satu kilogram hanya dihargai Rp17.000. Sementara saat ini kopi mereka bisa dihargai Rp25.000/kg-Rp30.000/kg.Para petani terus diedukasi untuk menciptakan biji kopi yang berkualitas unggul,sehingga kopi mereka dapat dihargai mahal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/