alexametrics
26.4 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

80 Persen UMKM Online Dinilai Mampu Bertahan selama Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang masuk ekosistem digital bisa bertahan lebih baik selama masa pandemi. Hal itu dinyatakan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) seperti dikutip dalam siaran pers bersama Youtap.

BACA JUGA : Jokowi Megawati Bertemu Bahas Kedaulatan Pangan

“Berdasarkan data internal kami, 80 persen UMKM terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki daya tahan yang lebih baik selama masa pandemi,” kata Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi, Kemenkop UKM, Christina Agustin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Masih berdasarkan data kementerian, sebanyak 59 persen pelaku UMKM yang tinggal di wilayah sub-urban sudah masuk ke ekosistem digital, tanda bahwa penetrasi penggunaan teknologi digital sudah masuk ke berbagai daerah. “Transformasi digital UMKM yang semakin berkembang inilah yang mampu menjadi potensi besar di Asia Tenggara,” katanya.

Pandemi virus corona selama dua tahun terakhir menurut data internal Youtap menunjukkan, 68 persen pelaku usaha mengalami kesulitan dan kemunduran akibat sepi pembeli. Mereka juga kesulitan mendapatkan stok barang.

Pada masa pemulihan dari pandemi ini, teknologi berpotensi membantu UMKM untuk berkembang. Youtap menemukan pelaku usaha semakin tertarik menggunakan teknologi digital.

Survei tersebut menunjukkan tujuh dari 10 pelaku usaha menilai penting menggunakan QRIS pada pembayaran dan aplikasi POS untuk perkembangan usaha.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang masuk ekosistem digital bisa bertahan lebih baik selama masa pandemi. Hal itu dinyatakan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) seperti dikutip dalam siaran pers bersama Youtap.

BACA JUGA : Jokowi Megawati Bertemu Bahas Kedaulatan Pangan

“Berdasarkan data internal kami, 80 persen UMKM terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki daya tahan yang lebih baik selama masa pandemi,” kata Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi, Kemenkop UKM, Christina Agustin.

Masih berdasarkan data kementerian, sebanyak 59 persen pelaku UMKM yang tinggal di wilayah sub-urban sudah masuk ke ekosistem digital, tanda bahwa penetrasi penggunaan teknologi digital sudah masuk ke berbagai daerah. “Transformasi digital UMKM yang semakin berkembang inilah yang mampu menjadi potensi besar di Asia Tenggara,” katanya.

Pandemi virus corona selama dua tahun terakhir menurut data internal Youtap menunjukkan, 68 persen pelaku usaha mengalami kesulitan dan kemunduran akibat sepi pembeli. Mereka juga kesulitan mendapatkan stok barang.

Pada masa pemulihan dari pandemi ini, teknologi berpotensi membantu UMKM untuk berkembang. Youtap menemukan pelaku usaha semakin tertarik menggunakan teknologi digital.

Survei tersebut menunjukkan tujuh dari 10 pelaku usaha menilai penting menggunakan QRIS pada pembayaran dan aplikasi POS untuk perkembangan usaha.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang masuk ekosistem digital bisa bertahan lebih baik selama masa pandemi. Hal itu dinyatakan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) seperti dikutip dalam siaran pers bersama Youtap.

BACA JUGA : Jokowi Megawati Bertemu Bahas Kedaulatan Pangan

“Berdasarkan data internal kami, 80 persen UMKM terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki daya tahan yang lebih baik selama masa pandemi,” kata Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi, Kemenkop UKM, Christina Agustin.

Masih berdasarkan data kementerian, sebanyak 59 persen pelaku UMKM yang tinggal di wilayah sub-urban sudah masuk ke ekosistem digital, tanda bahwa penetrasi penggunaan teknologi digital sudah masuk ke berbagai daerah. “Transformasi digital UMKM yang semakin berkembang inilah yang mampu menjadi potensi besar di Asia Tenggara,” katanya.

Pandemi virus corona selama dua tahun terakhir menurut data internal Youtap menunjukkan, 68 persen pelaku usaha mengalami kesulitan dan kemunduran akibat sepi pembeli. Mereka juga kesulitan mendapatkan stok barang.

Pada masa pemulihan dari pandemi ini, teknologi berpotensi membantu UMKM untuk berkembang. Youtap menemukan pelaku usaha semakin tertarik menggunakan teknologi digital.

Survei tersebut menunjukkan tujuh dari 10 pelaku usaha menilai penting menggunakan QRIS pada pembayaran dan aplikasi POS untuk perkembangan usaha.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/