alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Awalnya Agen Koran, Kini Jadi Owner Senyum Media dan Rindang Khatulistiwa

Bagi Kholid Ashari, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Hal itu yang memotivasi dirinya untuk terus mengayuh roda kehidupan bisnis hingga sekarang. Sebuah perjalanan yang tidak mudah, berangkat dari agen koran Jawa Pos Radar Jember hingga menjadi owner Senyum Media dan Rindang Khatulistiwa.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dia akrab dipanggil Kholid. Sosok lelaki yang tidak mudah menyerah dengan cita-cita yang ingin diraihnya. Dari kecil, Kholid mempunyai semangat yang berbeda dengan teman sepantarannya. Dia sangat menghormati kedua orang tuanya dan tidak pernah membantah apa yang diperintahkan kepadanya.

BACA JUGA : Demi Kota Pesantren Aman dan Kondusif, Konser Langit Digagalkan!

Selain itu, dia juga termasuk orang yang menyukai tantangan. Hal itu terlihat sejak dia masih menempuh pendidikan sarjana di Universitas Jember. Untuk membiayai kuliahnya, dia menjadi agen koran semua media, termasuk Jawa Pos Radar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perjalanan menjadi agen koran rupanya tidak berjalan lama. Bukan berarti berhenti, lebih tepatnya memperluas wilayah kekuasaan. Setelah lulus dari kuliahnya, dia mulai menekuni bidang bisnis. Hal itu sesuai dengan keilmuan yang dia tempuh selama di perguruan tinggi, yakni Sarjana Ekonomi Universitas Jember.

Dirinya menakhodai Senyum Media Jember, sebuah toko yang menyediakan alat tulis. Perlahan Kholid mengelola toko tersebut sampai membawanya kepada pintu gerbang kejayaan. Dia berhasil merajai pasaran bisnis alat tulis di Jember. Bahkan dia sudah membuka empat cabang sampai sekarang.

Buah dari perjuangan Kholid banyak dirasakan oleh masyarakat. Bukan sekadar bisnis semata, namun persediaan alat tulis di toko Senyum Media menjadi rujukan banyak orang untuk membeli alat tulis. Nama Kholid dan nama toko Senyum Media sepertinya sudah sangat melekat di ingatan masyarakat. Bila kebingungan alat tulis, maka solusinya adalah Senyum Media. “Alhamdulillah, empat toko tersebut ramai semua. Hal itu menandakan bahwa toko tersebut dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dia akrab dipanggil Kholid. Sosok lelaki yang tidak mudah menyerah dengan cita-cita yang ingin diraihnya. Dari kecil, Kholid mempunyai semangat yang berbeda dengan teman sepantarannya. Dia sangat menghormati kedua orang tuanya dan tidak pernah membantah apa yang diperintahkan kepadanya.

BACA JUGA : Demi Kota Pesantren Aman dan Kondusif, Konser Langit Digagalkan!

Selain itu, dia juga termasuk orang yang menyukai tantangan. Hal itu terlihat sejak dia masih menempuh pendidikan sarjana di Universitas Jember. Untuk membiayai kuliahnya, dia menjadi agen koran semua media, termasuk Jawa Pos Radar Jember.

Perjalanan menjadi agen koran rupanya tidak berjalan lama. Bukan berarti berhenti, lebih tepatnya memperluas wilayah kekuasaan. Setelah lulus dari kuliahnya, dia mulai menekuni bidang bisnis. Hal itu sesuai dengan keilmuan yang dia tempuh selama di perguruan tinggi, yakni Sarjana Ekonomi Universitas Jember.

Dirinya menakhodai Senyum Media Jember, sebuah toko yang menyediakan alat tulis. Perlahan Kholid mengelola toko tersebut sampai membawanya kepada pintu gerbang kejayaan. Dia berhasil merajai pasaran bisnis alat tulis di Jember. Bahkan dia sudah membuka empat cabang sampai sekarang.

Buah dari perjuangan Kholid banyak dirasakan oleh masyarakat. Bukan sekadar bisnis semata, namun persediaan alat tulis di toko Senyum Media menjadi rujukan banyak orang untuk membeli alat tulis. Nama Kholid dan nama toko Senyum Media sepertinya sudah sangat melekat di ingatan masyarakat. Bila kebingungan alat tulis, maka solusinya adalah Senyum Media. “Alhamdulillah, empat toko tersebut ramai semua. Hal itu menandakan bahwa toko tersebut dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dia akrab dipanggil Kholid. Sosok lelaki yang tidak mudah menyerah dengan cita-cita yang ingin diraihnya. Dari kecil, Kholid mempunyai semangat yang berbeda dengan teman sepantarannya. Dia sangat menghormati kedua orang tuanya dan tidak pernah membantah apa yang diperintahkan kepadanya.

BACA JUGA : Demi Kota Pesantren Aman dan Kondusif, Konser Langit Digagalkan!

Selain itu, dia juga termasuk orang yang menyukai tantangan. Hal itu terlihat sejak dia masih menempuh pendidikan sarjana di Universitas Jember. Untuk membiayai kuliahnya, dia menjadi agen koran semua media, termasuk Jawa Pos Radar Jember.

Perjalanan menjadi agen koran rupanya tidak berjalan lama. Bukan berarti berhenti, lebih tepatnya memperluas wilayah kekuasaan. Setelah lulus dari kuliahnya, dia mulai menekuni bidang bisnis. Hal itu sesuai dengan keilmuan yang dia tempuh selama di perguruan tinggi, yakni Sarjana Ekonomi Universitas Jember.

Dirinya menakhodai Senyum Media Jember, sebuah toko yang menyediakan alat tulis. Perlahan Kholid mengelola toko tersebut sampai membawanya kepada pintu gerbang kejayaan. Dia berhasil merajai pasaran bisnis alat tulis di Jember. Bahkan dia sudah membuka empat cabang sampai sekarang.

Buah dari perjuangan Kholid banyak dirasakan oleh masyarakat. Bukan sekadar bisnis semata, namun persediaan alat tulis di toko Senyum Media menjadi rujukan banyak orang untuk membeli alat tulis. Nama Kholid dan nama toko Senyum Media sepertinya sudah sangat melekat di ingatan masyarakat. Bila kebingungan alat tulis, maka solusinya adalah Senyum Media. “Alhamdulillah, empat toko tersebut ramai semua. Hal itu menandakan bahwa toko tersebut dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/