alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

BI Jember Dorong UMKM Kecil sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember tidak henti-hentinya berupaya mendorong perekonomian masyarakat bahkan hingga ke bagian terkecil. Pengembangan ekonomi dan keuangan inklusif terus dilakukan guna mendorong peningkatan dan perluasan akses terhadap kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

Salah satunya dengan pembentukan koperasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM di Desa/Kecamatan Sukorambi. Kegiatan tersebut diawali dengan sosialisasi kelembagaan koperasi dan pembentukan koperasi yang dilakukan di Balai Desa/Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember, Selasa (22/6).

Koperasi yang nantinya beranggotakan para pelaku UMKM lokal di desa tersebut nantinya juga akan diberikan pendampingan secara konsisten selama beberapa bulan ke depan. Kegiatan ini lebih difokuskan pada kelompok UMKM yang bersifat subsistence, yaitu mereka yang melakukan kegiatan usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di mana keuangan keluarga dan keuangan usahanya tidak dipisahkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Desa Sukorambi Abdus So’im menyambut antusias adanya program ini serta menyampaikan bahwa UMKM di desanya masih sangat awal. “Sehingga memang memerlukan pendampingan dan harapannya dapat membawa kemajuan perekonomian warga,” ujarnya.

UMKM sebagai sumber pertumbuhan terus diperhatikan oleh KPwBI Jember, karena diharapkan mampu mengatasi kemiskinan dengan meningkatkan dan mempermudah kegiatan keuangan masyarakat. Seperti transaksi, menabung, dan pembiayaan usaha mikro.

“Dalam pelaksanaanya, kegiatan ini tidak dapat dilakukan oleh Bank Indonesia sendiri. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga terkait sebagai upaya mendukung program agar dapat berjalan dengan baik,” tutur Manajer Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif, dan Syariah KPwBI Jember Prayogo Mulyo Utomo.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember tidak henti-hentinya berupaya mendorong perekonomian masyarakat bahkan hingga ke bagian terkecil. Pengembangan ekonomi dan keuangan inklusif terus dilakukan guna mendorong peningkatan dan perluasan akses terhadap kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

Salah satunya dengan pembentukan koperasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM di Desa/Kecamatan Sukorambi. Kegiatan tersebut diawali dengan sosialisasi kelembagaan koperasi dan pembentukan koperasi yang dilakukan di Balai Desa/Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember, Selasa (22/6).

Koperasi yang nantinya beranggotakan para pelaku UMKM lokal di desa tersebut nantinya juga akan diberikan pendampingan secara konsisten selama beberapa bulan ke depan. Kegiatan ini lebih difokuskan pada kelompok UMKM yang bersifat subsistence, yaitu mereka yang melakukan kegiatan usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di mana keuangan keluarga dan keuangan usahanya tidak dipisahkan.

Kepala Desa Sukorambi Abdus So’im menyambut antusias adanya program ini serta menyampaikan bahwa UMKM di desanya masih sangat awal. “Sehingga memang memerlukan pendampingan dan harapannya dapat membawa kemajuan perekonomian warga,” ujarnya.

UMKM sebagai sumber pertumbuhan terus diperhatikan oleh KPwBI Jember, karena diharapkan mampu mengatasi kemiskinan dengan meningkatkan dan mempermudah kegiatan keuangan masyarakat. Seperti transaksi, menabung, dan pembiayaan usaha mikro.

“Dalam pelaksanaanya, kegiatan ini tidak dapat dilakukan oleh Bank Indonesia sendiri. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga terkait sebagai upaya mendukung program agar dapat berjalan dengan baik,” tutur Manajer Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif, dan Syariah KPwBI Jember Prayogo Mulyo Utomo.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember tidak henti-hentinya berupaya mendorong perekonomian masyarakat bahkan hingga ke bagian terkecil. Pengembangan ekonomi dan keuangan inklusif terus dilakukan guna mendorong peningkatan dan perluasan akses terhadap kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

Salah satunya dengan pembentukan koperasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM di Desa/Kecamatan Sukorambi. Kegiatan tersebut diawali dengan sosialisasi kelembagaan koperasi dan pembentukan koperasi yang dilakukan di Balai Desa/Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember, Selasa (22/6).

Koperasi yang nantinya beranggotakan para pelaku UMKM lokal di desa tersebut nantinya juga akan diberikan pendampingan secara konsisten selama beberapa bulan ke depan. Kegiatan ini lebih difokuskan pada kelompok UMKM yang bersifat subsistence, yaitu mereka yang melakukan kegiatan usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di mana keuangan keluarga dan keuangan usahanya tidak dipisahkan.

Kepala Desa Sukorambi Abdus So’im menyambut antusias adanya program ini serta menyampaikan bahwa UMKM di desanya masih sangat awal. “Sehingga memang memerlukan pendampingan dan harapannya dapat membawa kemajuan perekonomian warga,” ujarnya.

UMKM sebagai sumber pertumbuhan terus diperhatikan oleh KPwBI Jember, karena diharapkan mampu mengatasi kemiskinan dengan meningkatkan dan mempermudah kegiatan keuangan masyarakat. Seperti transaksi, menabung, dan pembiayaan usaha mikro.

“Dalam pelaksanaanya, kegiatan ini tidak dapat dilakukan oleh Bank Indonesia sendiri. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga terkait sebagai upaya mendukung program agar dapat berjalan dengan baik,” tutur Manajer Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif, dan Syariah KPwBI Jember Prayogo Mulyo Utomo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/