alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Angin Kencang Urungkan Nelayan Melaut

Pilih Perbaiki Jaring dan Badan Perahu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lebih dari sepekan belakangan ini, pesisir pantai selatan tampak dipenuhi perahu dan jukung. Hal ini lantaran nelayan asal Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, tidak melaut. Hal ini karena terjadi angin kencang yang masih melanda. Karena itu, mereka memilih untuk memarkir jukungnya.

Terlihat jukung diparkir di sekitar muara. Sementara, nelayan pemiliknya memilih untuk mengecat badan jukung ataupun memperbaiki jaringnya yang rusak. Pantauan Jawa Pos Radar Jember di lapangan, sejumlah jukung terlihat disandarkan di muara. Sementara, perahu yang berukuran lebih besar bersandar di sekitar Pantai Papuma.

Samsul, salah satu warga setempat, menuturkan bahwa jukung yang diparkir tetap dipasang jangkar dan tali tampar. “Karena saat ada angin, agar tidak terjadi benturan. Kalau air laut pasang saat angin, jukung bisa saling berbenturan,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lebih dari sepekan belakangan ini, pesisir pantai selatan tampak dipenuhi perahu dan jukung. Hal ini lantaran nelayan asal Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, tidak melaut. Hal ini karena terjadi angin kencang yang masih melanda. Karena itu, mereka memilih untuk memarkir jukungnya.

Terlihat jukung diparkir di sekitar muara. Sementara, nelayan pemiliknya memilih untuk mengecat badan jukung ataupun memperbaiki jaringnya yang rusak. Pantauan Jawa Pos Radar Jember di lapangan, sejumlah jukung terlihat disandarkan di muara. Sementara, perahu yang berukuran lebih besar bersandar di sekitar Pantai Papuma.

Samsul, salah satu warga setempat, menuturkan bahwa jukung yang diparkir tetap dipasang jangkar dan tali tampar. “Karena saat ada angin, agar tidak terjadi benturan. Kalau air laut pasang saat angin, jukung bisa saling berbenturan,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lebih dari sepekan belakangan ini, pesisir pantai selatan tampak dipenuhi perahu dan jukung. Hal ini lantaran nelayan asal Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, tidak melaut. Hal ini karena terjadi angin kencang yang masih melanda. Karena itu, mereka memilih untuk memarkir jukungnya.

Terlihat jukung diparkir di sekitar muara. Sementara, nelayan pemiliknya memilih untuk mengecat badan jukung ataupun memperbaiki jaringnya yang rusak. Pantauan Jawa Pos Radar Jember di lapangan, sejumlah jukung terlihat disandarkan di muara. Sementara, perahu yang berukuran lebih besar bersandar di sekitar Pantai Papuma.

Samsul, salah satu warga setempat, menuturkan bahwa jukung yang diparkir tetap dipasang jangkar dan tali tampar. “Karena saat ada angin, agar tidak terjadi benturan. Kalau air laut pasang saat angin, jukung bisa saling berbenturan,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/